Minggu, 19 April 2026

Berita Bireuen

Mahasiswa Umuslim Serahkan Mesin Filter Air Siap Konsumsi di Pante Lhong

Bantuan tersebut diterima langsung oleh ketua LazisMu Bireuen, Fajar Ardiansyah, di lokasi hunian sementara.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
MESIN FILTER AIR - Tim pengabdian mahasiswa berdampak dari Umuslim Peusangan Bireuen, Sabtu (7/3/2026) menyerahkan mesin Filtrasi air minum portable berbasis Multi Stage bagi warga hunian darurat di Desa Pante Lhong, Peusangan, Bireuen. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tim pengabdian mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen menyerahkan mesin filtrasi air minum portable berbasis Multi Stage kepada warga hunian darurat di Desa Pante Lhong, Peusangan, Bireuen, Sabtu (7/3/2026).

Penyerahan mesin filtrasi ini dikoordinir oleh Gaitsa Zahira, ketua tim mahasiswa, dengan pendampingan dosen pembimbing, antara lain ketua tim pelaksana Dr. Imam Muslem R, M.Kom, serta anggota Dr. Cut Azizah, MT dan Zulkifli, M.Kom.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh ketua LazisMu Bireuen, Fajar Ardiansyah, di lokasi hunian sementara.

Ketua tim pelaksana pengabdian, Dr. Imam Muslem R, M.Kom, menjelaskan bahwa program ini didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026.

Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap inovasi mahasiswa yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan fasilitas dasar pasca bencana.

“Untuk program di Desa Pante Lhong, mahasiswa Umuslim menjalin kemitraan dengan LazisMu Kabupaten Bireuen sebagai mitra kolaborasi lapangan,” ujar Dr. Imam.

Baca juga: Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Alam di Bireuen Segera Terwujud

Mesin filter air yang diserahkan telah berhasil dipasang dan siap digunakan oleh warga.

Sistem pengolahan air tersebut menggunakan teknologi filtrasi bertingkat sebanyak 11 tahap, sehingga air yang dihasilkan memenuhi standar siap konsumsi. 

Gaitsa Zahira menambahkan, “Melalui kolaborasi ini, kami memastikan teknologi yang dipasang benar-benar fungsional dan dapat langsung dimanfaatkan warga.”

Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, MPd, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan dosen pembimbing atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, pemerintah desa, dan lembaga filantropi menjadi model sinergi berkelanjutan untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi tepat guna bagi masyarakat.

Selain itu, keuchik Desa Pante Lhong, Murizal Haryanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas kontribusi perguruan tinggi dan mitra kemanusiaan dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga desa.

Bantuan mesin filtrasi air ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata dan berkelanjutan, khususnya dalam menyediakan air bersih bagi warga hunian darurat di Desa Pante Lhong.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved