Minggu, 12 April 2026

Berita Lhokseumawe

Kasad Resmikan Jembatan Garuda di Sawang Aceh Utara, Dibangun TNI AD

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Garuda di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Aceh Utara pada Senin (9/3/2026).

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Zaki Mubarak
RESMIKAN JEMBATAN GARUDA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, bersama Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, meresmikan jembatan darurat gantung di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (9/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Garuda di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Aceh Utara pada Senin (9/3/2026).
  • Jembatan darurat bailey sepanjang 30 meter ini dibangun TNI AD untuk memulihkan akses warga pasca bencana, sekaligus bagian dari program 200 titik Jembatan Garuda Merah Putih.
  • Peresmian disambut antusias masyarakat dan siswa SDN 7 Geleh Dagang, serta dihadiri pejabat daerah dan TNI-Polri, menjadi simbol kepedulian TNI AD terhadap pemulihan mobilitas warga.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Garuda di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin (9/3/2026).

Peresmian ini dilakukan bersama Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayah Wa), dalam rangkaian safari Ramadhan sekaligus launching 200 titik jembatan Garuda Merah Putih yang dibangun TNI AD di berbagai daerah terdampak bencana.

Kasad Maruli bersama rombongan tiba di Bandara Malikussaleh, lalu melanjutkan perjalanan ke SDN 7 Geleh Dagang, Kecamatan Sawang

Di sekolah tersebut, ia menyapa murid-murid dan meninjau kondisi bangunan yang terdampak bencana.

Menurutnya, pembangunan jembatan menjadi prioritas karena dari hasil survei terdapat sekitar 480 titik jembatan rusak yang perlu segera diperbaiki.

Selain itu, TNI AD juga bekerja sama dengan Kemendikdasmen dan Kemenhan untuk penyediaan air bersih di tiga provinsi, termasuk Aceh.

Jembatan Garuda yang diresmikan merupakan jembatan darurat gantung dengan konstruksi bailey, panjang 30 meter dan lebar 4 meter, mampu menahan beban hingga 30 ton. 

Baca juga: HRD Minta Jembatan Darurat Salah Sirong Dibangun Lebih Kokoh, Menteri PU Siapkan Jembatan Aramco

Meski bersifat darurat, jembatan ini cukup kuat dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Kasad menegaskan, pembangunan dilakukan dengan gotong royong bersama masyarakat dan pemerintah daerah, serta terus diawasi oleh Kodim dan Koramil agar tetap aman meski terjadi hujan deras.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Utara melaporkan kondisi pasca bencana kepada Presiden Prabowo melalui video konferensi, termasuk kerusakan rumah dan infrastruktur. 

Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk segera memperbaiki fasilitas yang rusak dengan mengerahkan satgas rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan bangsa dalam menghadapi bencana dan mempercepat pemulihan.

Selain meresmikan jembatan, Kasad Maruli juga menyalurkan bantuan tali asih kepada murid dan masyarakat sekitar. 

Kehadiran Kasad disambut antusias oleh warga dan siswa SDN 7 Geleh Dagang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved