Selasa, 14 April 2026

Berita Sabang

Pedagang Buah di Sabang Catat Kenaikan Pembeli Selama Ramadhan

Permintaan buah segar untuk kebutuhan takjil selama Ramadhan 2026 di Sabang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa.

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Tapak lapak buah Pasar Pujasera, Sabang, Selasa (10/3/2026). Permintaan buah segar untuk kebutuhan takjil selama Ramadhan meningkat, terutama dari pedagang minuman berbuka seperti es buah dan sup buah, meski penjualan dinilai belum seramai Ramadhan tahun lalu. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Permintaan buah segar untuk kebutuhan takjil selama Ramadhan 2026 di Sabang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. 

Namun, jumlah pembeli di Pasar Buah Pujasera sejauh ini masih belum mampu menyamai tingkat penjualan pada Ramadhan tahun lalu.

Aktivitas jual beli terlihat meningkat di Pasar Buah Pujasera sejak memasuki pekan pertama Ramadhan. Sejumlah lapak buah mulai dipadati pembeli yang mencari buah segar untuk kebutuhan minuman berbuka puasa.

Salah seorang pedagang buah di pasar tersebut, Muhajir, mengatakan pembeli pada Ramadhan tahun ini lebih didominasi pelaku UMKM kuliner yang berjualan menjelang berbuka. 

Sementara pembelian untuk konsumsi rumah tangga dinilai belum terlalu signifikan.

“Yang belanja sekarang kebanyakan pedagang yang berjualan untuk berbuka. Kalau pembeli untuk kebutuhan rumah tangga tetap ada, tapi tidak sebanyak tahun lalu,” kata Muhajir, Selasa(10/3/2026).

Baca juga: Begini Pergerakan Pasang Surut di Perairan Sabang, Gelombang Relatif Rendah

Ia menjelaskan, jenis buah yang paling banyak dicari adalah bahan baku minuman segar seperti melon, pepaya, semangka, apel, dan pir. 

Buah-buahan tersebut umumnya diolah menjadi es buah, sup buah, hingga pokat kocok yang banyak dijual di kawasan pusat jajanan Ramadhan.

Menurutnya, dalam satu hari rata-rata penjualan buah dapat mencapai sekitar 30 kilogram. 

Angka tersebut dinilai cukup stabil selama beberapa hari terakhir, terutama menjelang sore hari saat para pedagang takjil mulai mempersiapkan dagangan mereka.

“Untuk Ramadh an tahun ini memang ada peningkatan pembeli dibanding hari biasa. Kalau dibandingkan tahun lalu masih lebih ramai tahun kemarin,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa Umuslim Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana

Muhajir menilai daya beli masyarakat secara umum belum sepenuhnya pulih. 

Pasokan buah di pasaran masih relatif stabil

Hal itu terlihat dari pola belanja konsumen yang cenderung dalam jumlah kecil serta tidak terlalu banyak pembelian dalam jumlah besar dari konsumen rumah tangga.

Meski demikian, dari sisi harga dan pasokan buah di pasaran masih relatif stabil. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved