Sabtu, 11 April 2026

Berita Bireuen

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Kunjungi Sejumlah Sekolah di Bireuen

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, Selasa (10/3/2026) mengunjungi sejumlah sekolah di Kabupaten Bireuen.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Yusmandin Idris
MENTERI PENDIDIKAN - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) RI, Prof Dr Abdul Mu'ti MEd bersama rombongan, Selasa (10/3/2026) mengunjungi Bireuen dan melakukan peletakan batu sejumlah sekolah di SMPN 2 Peudada Bireuen dan sejumlah sekolah lainnya 

Ringkasan Berita:Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, mengunjungi sejumlah sekolah di Bireuen untuk melakukan peletakan batu pertama dan revitalisasi TK, SMP, SMA, serta SMK.
 
Di SMPN 2 Peudada, menteri meninjau proses belajar, menyerahkan bantuan laptop, dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang administrasi senilai lebih dari Rp3 M.
 
Program revitalisasi mencakup pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, perpustakaan, serta sarana prasarana lain

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, Selasa (10/3/2026) mengunjungi sejumlah sekolah di Kabupaten Bireuen

Dalam kunjungan tersebut, ia melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan revitalisasi sejumlah sekolah mulai dari tingkat TK, SMP hingga SMA di beberapa kecamatan.

Kunjungan diawali di TK Mujahidin, Kecamatan Jeunieb, dengan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan sekolah. Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda ke SMPN 2 Peudada di Desa Blang Bati.

Kehadiran menteri yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Muslim, disambut para siswa dan guru.

Di SMPN 2 Peudada, Menteri Abdul Mu’ti bersama Kepala Sekolah Salawati meninjau salah satu ruang kelas yang sedang melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA). 

Dalam pertemuan singkat, pihak sekolah menyampaikan kondisi siswa serta kebutuhan fasilitas belajar, termasuk laptop untuk menunjang proses pembelajaran.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Abdul Mu’ti langsung menyerahkan bantuan untuk pengadaan laptop bagi sekolah tersebut. 

Selain itu, ia juga menyempatkan diri menyapa para siswa yang berkumpul di halaman sekolah dan bernyanyi bersama para siswa dan guru.

Baca juga: Tangani Tanah Amblas di Pondok Balik, Menteri PU Libatkan Tim Pakar

Kegiatan selanjutnya adalah peletakan batu pertama pembangunan ruang administrasi SMPN 2 Peudada yang dilakukan secara simbolis oleh menteri bersama pejabat terkait.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Abdul Mu’ti mengatakan bahwa pada tahun 2026 pemerintah akan membangun puluhan sekolah yang terdampak banjir, termasuk di Aceh.

“Di Bireuen akan dibangun sebanyak 22 SD, 35 TK, serta sejumlah SMP. Paket revitalisasi bervariasi di masing-masing sekolah, seperti pembangunan ruang kelas baru, perpustakaan, laboratorium, hingga bantuan mobiler dan pengadaan laptop,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari prioritas pemerintah pada tahun 2026, khususnya untuk sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat banjir.

Menurutnya, selain di Aceh, program revitalisasi sekolah juga akan dilakukan di wilayah lain seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Baca juga: Satgas SAR Bireuen Gelar Peusijuek Kantor dan Buka Puasa Bersama

Di SMPN 2 Peudada sendiri, pemerintah akan membangun ruang administrasi serta merehabilitasi sembilan ruang belajar, membangun ruang UKS, serta menyediakan berbagai sarana penunjang lainnya dengan total anggaran lebih dari Rp3 miliar.

Bertemu dengan para guru

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved