Berita Banda Aceh
Pecah Bintang dari Kolonel ke Brigjen, Ali Imran Jabat Danrindam IM, Rangkap Danrem 011/Lilawangsa
Selain kenaikan pangkat, ia juga dimutasi menjadi Komandan Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda (Danrindam IM).
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Hari Teguh Patria | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kolonel Inf Ali Imran yang menjabat Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa resmi pecah bintang setelah mendapat kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen).
Selain kenaikan pangkat, ia juga dimutasi menjadi Komandan Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda (Danrindam IM).
Brigjen TNI Ali Imran menggantikan Brigjen TNI Hasandi Lubis, S.IP, MM, M.Han, yang dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam rangka mengikuti Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVII Tahun Anggaran 2026 di Lemhannas RI.
Sementara itu, jabatan Danrem 011/Lilawangsa masih tetap dijabat oleh lulusan Akademi Militer (Akmil) 2000 tersebut.
Baca juga: “Triple Hit” Ekonomi Indonesia: Akankah Kejadian Mei 98 Terulang?
Rindam IM merupakan lembaga pendidikan militer di bawah Kodam yang bertugas menyelenggarakan latihan, pendidikan, pengkajian, serta pengembangan bagi prajurit TNI AD tingkat Bintara dan Tamtama guna menghasilkan prajurit yang profesional dan handal.
Selain Ali Imran, Mabes TNI juga merotasi pejabat dan validasi organisasi di TNI AD, mulai dari perwira menengah hingga perwira tinggi.
Baca juga: Panglima TNI Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Pangdam Jaya Naik Pangkat Jadi Letjen
Rotasi dan validasi meliputi jabatan setingkat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) hingga Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan).
Seperti dikutip dari Kompas.com, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah membenarkan adanya perubahan posisi dan validasi organisasi pada sejumlah pejabat di tubuh TNI.
"Perlu saya sampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa, dalam rangka pembinaan karier Prajurit dan kebutuhan organisasi," kata Aulia, Senin (11/3/2026).
Profil Ali Imran
Ali Imran lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978.
Ia merupakan putra dari pasangan M Yusuf Syah dan Rohani.
Baca juga: VIDEO - Kolonel Ali Imran Terobos Kawasan Terisolir di Aceh Utara
Ia menikah dengan Dini Hidayati dan dikaruniai tiga anak, yakni Aldi Pratama Yudha yang lahir pada 2007, Arafat Abqary Ahmadinejad pada 2011, serta Azka Aulia Gossan pada 2014.
Selain fasih berbahasa daerah, Ali Imran juga menguasai Bahasa Inggris secara aktif.
Jenjang pendidikan umum Ali Imran ditempuh di Aceh.
Ia menamatkan pendidikan di SDN 28 Banda Aceh pada 1991, kemudian SMPN 4 Banda Aceh pada 1994, dan SMAN 3 Banda Aceh pada 1997.
Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan S1 di Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Jakarta pada 2014 dan pendidikan S2 di Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe pada 2026.
Sementara pendidikan militernya antara lain Akademi Militer (Akmil) tahun 2000, Sarcab Infanteri 2001, Diklapa Infanteri 2010, serta Pendidikan Seskoad pada 2014.
Baca juga: Puji Keindahan Objek Wisata Aceh Tengah, Danrem Lilawangsa Kolonel Ali Imran Programkan Penghijauan
Ia juga mengikuti sejumlah pendidikan militer lainnya seperti Para 1999, KIBI 2001, Komando 2002, Susdanki 2005, Sus Sandha 2006, dan Susdanyon 2015.
Ali Imran merupakan Perwira TNI AD Abituren Akademi Militer (Akmil) 2000 dengan kecabangan Infanteri Kopassus.
Sepanjang karier militernya, ia banyak bertugas di lingkungan Korps Baret Merah, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), hingga Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad).
Pada awal karier militernya, Ali Imran menjabat Pama Pussenif pada 2000 dan kemudian Pama Kopassus pada 2001.
Selanjutnya ia dipercaya menjabat Danton-3/3/12/G-1/Kopassus pada 2002, Danton-2/3/12/G-1/Kopassus 2003, Danton-1/3/12/G-1/Kopassus 2004, serta Danton-1/1/12/G-1/Kopassus pada 2005.
Pada 2006 ia menjabat Pasi-3 Yon-12/G-1/Kopassus, kemudian dipercaya sebagai Danki-3/11/G-1/Kopassus pada 2007.
Baca juga: Danrem 011 Lilawangsa Kolonel Ali Imran Temui Ulama Kharismatik Aceh
Saat berpangkat Kapten, Ali Imran pernah menjabat Dantim-4/1/31/G-3/Kopassus pada 2008, Ps Danden-1/31/G-3/Kopassus pada 2009, serta Danden-1/31/G-3/Kopassus pada 2011.
Ketika berpangkat Mayor, ia menjabat Dansus Ops Psy Sesandha Kopassus pada 2013, Pabandya Lidgal Sintel Kopassus pada 2014, Pabandya F-53 Dit F Bais TNI pada 2015, serta Danden Monob Sat Defensif Satcyber Bais TNI pada 2016.
Selanjutnya saat berpangkat Letnan Kolonel, Ali Imran menduduki jabatan Danden Lid Geopasika Bais TNI pada 2017, Kasipers Minlog Satlid Satintel Bais TNI pada 2018, serta Pamen Bais TNI dan Pabandya Persum Satintel Bais TNI pada 2019.
Pada tahun yang sama ia juga menjabat Dandenma Paspampres, kemudian dipercaya sebagai Dandim 0506/Tangerang Rem 052/Wijayakrama Kodam Jaya pada 2022.
Saat berpangkat Kolonel, ia menjabat Dansatlak Lidgal Pusintelad pada 2023, Ka PII Pusintelad pada 2023, kemudian dipercaya sebagai Danrem 011/Lilawangsa pada 2024, dan Danrindam IM pada 2026.
Adapun pengalaman penugasan operasi yang pernah dijalani Ali Imran antara lain Denpur Cakra Aceh pada 2003, Satgas BIN Aceh pada 2008, Densandha Papua pada 2011, Satgas Bais Lauser pada 2015–2017, serta Satgas Palapa Aceh pada 2018.
Baca juga: Danrem Lilawangsa Kolonel Ali Imran Sambangi Ketua MPU Lhokseumawe
Untuk tanda jasa, ia menerima berbagai penghargaan seperti SL Dharma Nusa, SL Kesetiaan VIII Tahun, SL Dwidya Sistha, SL Ksatria Yudha, SL Wira Karya, SL Kesetiaan XVI Tahun, SL Wira Dharma, serta SL Santi Dharma XVIII. (*)
| Prodi Ilmu Komunikasi USK Kini Punya Laboratorium Siniar, Terobosan Baru Pembelajaran Digital Aceh |
|
|---|
| Mualem: Penyesuaian JKA Tak Ubah Nilai Perjuangan |
|
|---|
| Komwil I Apeksi Keluarkan 24 Rekomendasi |
|
|---|
| Aceh Raih 4 Emas,Kejurnas Angkat Besi |
|
|---|
| Siswa SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Terpilih Jadi Finalis Asia Kakehashi Project+ 2026 ke Jepang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/naik-pangkat-11032026.jpg)