Berita Bireuen
Program SANAQ di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen Berakhir
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dan ditutup langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, SAg, MAP.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Program pembinaan generasi Qurani Selamatkan Anak Aceh Dengan Al-Qur’an (SANAQ) resmi berakhir pada Senin, 16 Maret 2026, setelah berlangsung sejak 21 Februari, di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dan ditutup langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, SAg, MAP.
Penutupan juga dihadiri pimpinan SANAQ, Ustaz Qamar Syafawi, SpdI, MPd yang menegaskan tujuan utama program adalah menumbuhkan kecintaan generasi muda Aceh terhadap Al-Qur’an, sekaligus membentuk karakter Islami yang kuat.
Selama lebih dari tiga minggu, peserta mengikuti berbagai rangkaian pembinaan.
Mulai dari tahsin Al-Qur’an untuk memperbaiki bacaan sesuai kaidah tajwid, tahfidz Al-Qur’an, kajian motivasi Qur’ani, hingga pembinaan akhlak Islami.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan program Ramadhan Qur’ani, seperti buka puasa bersama, khataman Al-Qur’an, santunan anak yatim, dan pesantren Ramadhan.
Semua rangkaian ini dirancang untuk memperkuat ikatan generasi muda dengan Al-Qur’an, bukan hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman hidup.
Baca juga: Wakil Bupati Bireuen Buka Program SANAQ, Diikuti 200 Peserta
Dalam sambutannya, Kadis Dayah Bireuen, Anwar menyampaikan, apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan program SANAQ.
Menurutnya, pembinaan generasi melalui Al-Qur’an sangat relevan dengan tantangan zaman, terutama di tengah derasnya arus teknologi dan informasi.
Ia menekankan, bahwa anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an akan memiliki benteng moral yang kuat, sehingga mampu menjaga akhlak dan marwah Aceh sebagai Serambi Mekkah.
Anwar berharap, jumlah peserta dapat terus bertambah di tahun-tahun mendatang.
Sehingga SANAQ berkembang menjadi gerakan masyarakat yang lebih luas dalam membina generasi Qur’ani.
Pimpinan SANAQ, Ustaz Qamar Syafawi menambahkan, bahwa program ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi Aceh.
Ia menegaskan, tujuan SANAQ bukan sekadar mengajarkan membaca Al-Qur’an, melainkan menyelamatkan generasi muda melalui pendidikan Qur’ani yang membentuk pribadi berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an.
Baca juga: VIDEO - Program SANAQ Bireuen Ajarkan Mengaji ke Ratusan Anak dan Remaja
Dengan berakhirnya program tahun ini, diharapkan SANAQ dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu gerakan pendidikan Al-Qur’an yang konsisten melahirkan generasi Qur’ani di Aceh.(*)
| Usai Direndam Banjir, Siswa SMKN 1 Peusangan-Bireuen Belum Belajar Praktik |
|
|---|
| Bupati Bireuen Buka Bimtek Bagi Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II |
|
|---|
| Laboratorium Sejumlah SMA di Bireuen Rusak Akibat Banjir, Ini Langkah Dilakukan Cabdin |
|
|---|
| Tim Verifikasi dan Validasi Korban Banjir Segera Turun Lapangan |
|
|---|
| Bupati Bireuen Terima Audiensi LSM GeRak, HWDI, dan IPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penutupan-SANAQ.jpg)