Aceh Utara
Bupati Ayahwa Minta RS dan Puskesmas di Aceh Utara Siagakan Ambulans Selama Mudik Lebaran
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil yang akrab disapa Bupati Ayahwa, meminta seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari....
Penulis: Jafaruddin | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, meminta seluruh fasilitas kesehatan siaga penuh selama arus mudik Lebaran.
- Ia juga menginstruksikan pengamanan kegiatan masyarakat, pengaturan lalu lintas, serta peningkatan kebersihan lingkungan.
- Selain itu, pengawasan petasan dan koordinasi lintas instansi diperkuat demi menjaga keamanan dan kenyamanan Idulfitri.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil yang akrab disapa Bupati Ayahwa, meminta seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas, untuk menyiagakan layanan selama arus mudik hingga Hari Raya Idul Fitri.
Instruksi tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, dalam rapat yang berlangsung di Oproom Sekretariat Aceh Utara, kemarin.
Di bidang kesehatan, Ayahwa menegaskan agar Dinas Kesehatan menyiapkan rumah sakit, puskesmas, serta ambulans yang siaga penuh selama masa mudik.
Ia juga meminta agar nomor telepon darurat layanan kesehatan disosialisasikan secara luas hingga ke tingkat kecamatan dan gampong.
“Seluruh fasilitas kesehatan harus siap, termasuk ambulans. Nomor darurat juga harus diketahui oleh jajaran kewilayahan agar bisa merespons cepat jika terjadi kondisi darurat,” ujar Ayah Wa.
Selain sektor kesehatan, Bupati juga menyoroti potensi keramaian masyarakat menjelang malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idul Fitri, baik di masjid maupun lapangan terbuka. Ia meminta seluruh pengurus masjid melaporkan rencana kegiatan kepada pemerintah setempat agar dapat diantisipasi dari sisi keamanan dan pengaturan lalu lintas.
“Jika ada pelaksanaan Salat Id di lapangan terbuka, maka harus disiapkan area parkir dan pengaturan lalu lintasnya. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Ayahwa.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama periode Lebaran. Camat dan para geuchik diminta menggerakkan masyarakat untuk membersihkan lingkungan, termasuk gang-gang serta memangkas rumput yang sudah tinggi agar suasana pemukiman terlihat rapi dan indah.
Di sisi lain, Ayahwa menyoroti masih adanya lampu penerangan jalan yang padam. Ia meminta agar setiap laporan masyarakat segera ditindaklanjuti sehingga tidak ada titik gelap yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan warga saat Idul Fitri.
Untuk aspek keamanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta menerapkan sistem kerja bergilir agar personel tetap siaga.
Baca juga: Ini Stok Ternak Untuk Meugang Lebaran Idul Fitri di Aceh Utara, 4 Kecamatan Penyumbang Terbanyak
Selain itu, koordinasi dengan unsur Forkopimcam, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas harus diperkuat guna mempercepat pertukaran informasi di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga akan memperketat pengawasan terhadap penjualan dan penggunaan petasan, termasuk mengantisipasi aktivitas anak-anak yang berpotensi memicu perang mercon.
Camat dan geuchik diminta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan intensif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-di-Opprom-soal-Idul-Fitri-di-Aceh-Utara-2026.jpg)