Jumat, 17 April 2026

Idul Fitri 1447 H

5 Kebiasaan Rasulullah Jelang Idulfitri, Nomor 4 Sering Kita Lupakan

Di balik kemeriahannya, terdapat sunnah-sunnah kecil yang diajarkan Rasulullah SAW yang membawa dimensi sosial dan spiritual yang dalam. 

Editor: Subur Dani
SERAMBI/HENDRI
Ribuan umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri 1443 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (2/5/2022) pagi. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Perayaan Idulfitri bukan sekadar tentang kemenangan melawan hawa nafsu selama sebulan penuh. 

Di balik kemeriahannya, terdapat sunnah-sunnah kecil yang diajarkan Rasulullah SAW yang membawa dimensi sosial dan spiritual yang dalam. 

Bagi kita umat muslim wabil khusus masyarakat Aceh yang akan merayakan Idulfitri Sabtu (21/3/2026) besok, ada baiknya kita kembali membaca amalan-amalan Rasulullah SAW jelang IdulFitri.

Baca juga: Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 Lengkap, Berikut Niat, Jumlah Takbir hingga Amalan Sebelum Shalat

Berikut adalah lima amalan sunnah Rasulullah SAW jelang dan saat Idulfitri yang dirangkum Serambinews.com dari berbagai sumber.

1. Mensucikan Diri dengan Zakat Fitrah

Menjelang pelaksanaan salat Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia kembali diingatkan akan kewajiban zakat fitrah.

Zakat ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah perintah langsung dari Rasulullah SAW yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan sosial dan spiritual umat.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW menegaskan:

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk mensucikan orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan kotor, serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin.” (HR. Abu Daud & Ibnu Majah). 

Hadis ini menjadi landasan utama bahwa zakat fitrah berfungsi sebagai penyempurna ibadah puasa sekaligus sarana kepedulian sosial.

Baca juga: VIDEO Hukum Bayar Zakat Fitrah dengan Beras Kualitas Murah ?

Zakat fitrah dibayarkan hingga batas sebelum khatib naik mimbar pada salat Idulfitri. 

Hal ini bertujuan agar kaum fakir miskin dapat merasakan kebahagiaan di hari raya, sehingga tidak ada yang merasa terpinggirkan. 

Dengan demikian, zakat fitrah bukan hanya membersihkan jiwa dari dosa kecil selama Ramadan, tetapi juga memperkuat ikatan solidaritas antar sesama.

2. Menghidupkan Malam dengan Takbir

Tradisi mengumandangkan takbir pada malam Idulfitri merupakan salah satu syiar Islam yang penuh makna. Takbir dimulai sejak matahari terbenam di akhir Ramadan hingga menjelang pelaksanaan salat Idulfitri. 

Hal ini didasarkan pada firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 185:

 “…Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved