Sabtu, 9 Mei 2026

Idul Fitri 1447 H

Jangan Asal Rayakan! Ini 10 Sunnah Idul Fitri yang Sering Terlewat, Nomor 3 Penting Kata Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sejumlah amalan sunnah yang sering dianggap sepele, padahal memiliki makna penting dalam syariat.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
youtube/YouTube Al Bahjah
Pendakwah Buya Yahya 

SERAMBINEWS.COM – Pimpinan LPD Al Bahjah, Buya Yahya, mengingatkan umat Islam agar tidak sekadar merayakan Idul Fitri, tetapi juga menghidupkan sunnah-sunnah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Dalam ceramah yang dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah pada Sabtu (21/3/2026), Buya Yahya menjelaskan sejumlah amalan sunnah yang sering dianggap sepele, padahal memiliki makna penting dalam syariat.

Berikut sunnah Idul Fitri menurut Buya Yahya:

1. Mandi sebelum salat Id

Buya Yahya menegaskan bahwa mandi sebelum berangkat salat Id merupakan sunnah yang kuat.

“Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, beliau mandi di hari raya sebelum menuju musala,” jelasnya.

Ia juga mengutip pendapat Imam Nawawi yang menyebut tidak ada perbedaan pendapat ulama tentang anjuran mandi di hari raya.

Baca juga: Tata Cara Shalat Idul Fitri di Rumah, Lengkap Niat &Doa Iftitah untuk yang Berhalangan ke Masjid

2. Berhias dan memakai pakaian terbaik

Dalam ceramahnya, Buya Yahya menyinggung kebiasaan para sahabat yang tampil rapi saat hari raya.

“Berhias itu sunnah. Masa sudah mandi tapi tidak berdandan?” ujarnya.

Ia mencontohkan kisah Umar bin Khattab yang pernah menawarkan pakaian bagus kepada Nabi untuk dikenakan saat Idul Fitri, meski akhirnya ditolak karena berbahan sutra.

3. Makan sebelum berangkat, jangan seperti masih puasa

Ini menjadi penekanan penting dari Buya Yahya.

“Disunahkan makan dulu sebelum berangkat. Jangan seperti orang masih puasa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Nabi Muhammad SAW bahkan makan kurma terlebih dahulu sebelum salat Id, sebagaimana riwayat dari Anas bin Malik.

Baca juga: 7 Sunnah Idul Fitri yang Sering Terlupakan, Ustaz Adi Hidayat: Jangan Sampai Terlewat!

4. Makan kurma dengan jumlah ganjil

Buya Yahya menyebutkan bahwa Nabi biasa makan kurma dalam jumlah ganjil, seperti 1, 3, atau 5 butir.

Hal ini menjadi bagian dari sunnah yang mudah diamalkan.

5. Hikmah makan sebelum salat Id

Mengutip penjelasan Ibnu Hajar al-Asqalani, Buya Yahya menjelaskan alasan di balik sunnah ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved