Jumat, 24 April 2026

Banda Aceh

Polda Pastikan Video Viral Pemalakan Pemudik Bukan Terjadi di Aceh

Sebuah video yang viral di media sosial, khususnya TikTok, memperlihatkan dugaan aksi pemalakan terhadap sopir pemudik dengan nominal...

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Eddy Fitriadi
DOK HUMAS POLDA ACEH
KABID HUMAS POLDA – Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto menegaskan, bahwa peristiwa pemalakan pemudik yang viral dalam sebuah video tidak terjadi di wilayah Provinsi Aceh, Jumat (20/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Polda Aceh memastikan video dugaan pemalakan sopir tidak terjadi di wilayah Aceh.
  • Polisi menegaskan akan menindak tegas praktik pungli dan meningkatkan pengamanan selama mudik.
  • Masyarakat diminta segera melapor melalui call center 110 jika menemukan tindakan serupa.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Sebuah video yang viral di media sosial, khususnya TikTok, memperlihatkan dugaan aksi pemalakan terhadap sopir pemudik dengan nominal mencapai Rp500 ribu, memicu keresahan masyarakat. Dalam video tersebut, tampak sejumlah orang memaksa sopir membayar uang dengan dalih mempercepat perjalanan di tengah kemacetan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto menegaskan, bahwa peristiwa dalam video tersebut tidak terjadi di wilayah Provinsi Aceh.

“Polda Aceh beserta jajaran tidak mentolerir kejadian seperti itu terjadi di wilayah Provinsi Aceh,” tegas Joko, Jumat (20/3/2026).

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para sopir angkutan umum dan pemudik yang ingin pulang kampung berlebaran ke Aceh, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan praktik pemerasan atau pungutan liar di jalan raya yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan perjalanan. 

Laporan dapat disampaikan melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa atau dapat menghubungi pos Operasi Ketupat Seulawah atau pihak keamanan terdekat lainnya.

Saat ini, kata Joko, Polda Aceh tengah menggelar Operasi Ketupat Seulawah 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. 

“Operasi tersebut bertujuan mewujudkan situasi mudik aman, keluarga bahagia,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, pihak kepolisian akan terus memperkuat pemantauan di lapangan dengan melibatkan seluruh jajaran Polres serta pemangku kepentingan terkait guna memastikan keamanan selama periode mudik, khususnya di wilayah Aceh.

Baca juga: Haji Uma Apresiasi Polda Aceh dan Polres Bireuen Tangkap Pelaku Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, telah menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idulfitri.

Kapolda Aceh juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama yang dapat meresahkan para pemudik, ucapnya lagi 

Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman tanpa adanya gangguan di wilayah Aceh.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved