Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Besar

Warga Aceh Besar Keluhkan Kualitas Air PDAM, Keruh dan Tak Layak Konsumsi

“Airnya sejauh ini memang mengalir normal, tapi sedang jernih-jernihnya tiba-tiba sudah keruh, berlumpur kayak air sungai,” ujarnya.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
AIR KERUH – Anggota Komisi III DPRK Aceh Besar Rahmat Aulia memperlihatkan kualitas air PDAM Tirta Mountala yang keruh, Jumat (27/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Aceh Besar, pelanggan PDAM Tirta Mountala, mengeluhkan kualitas air yang keruh, kotor, bahkan berlumpur sehingga dinilai tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
  • Keluhan disampaikan antara lain oleh Rusli, mantan Keuchik Gampong Lampuja, yang menilai masalah ini sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa penanganan serius. 
  • Kondisi serupa terjadi di Gampong Kajhu, Baitussalam, di mana warga mengaku air sering tiba-tiba berubah keruh seperti air sungai.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Masyarakat Aceh Besar yang merupakan pelanggan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala mengeluhkan kualitas air yang dinilai keruh, kotor, dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu keluhan disampaikan oleh mantan Keuchik Gampong Lampuja, Kecamatan Darussalam, Rusli.

Ia mengaku persoalan ini bukan baru terjadi, melainkan sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu tanpa penanganan serius dari pihak terkait.

Rusli mengatakan, dirinya telah berulang kali melaporkan kondisi air yang keruh kepada petugas pencatat meter PDAM Tirta Mountala.

Namun, laporan tersebut tidak mendapat respons yang memuaskan.

"Sudah pernah saya sampaikan keluhan ini, namun tanggapan pihak pencatat meter PDAM sangat menyayat hati. Katanya kalau tidak mau pakai lagi biar dipotong saja amper PDAM," ungkap Rusli, dalam keterangannya kepada Serambinews.com, Jumat (27/3/2026).

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam.

Salah seorang pelanggan PDAM Tirta Mountala, Arief, mengaku jenuh dengan kondisi air yang kerap keruh dan berlumpur. 

“Airnya sejauh ini memang mengalir normal, tapi sedang jernih-jernihnya tiba-tiba sudah keruh, berlumpur kayak air sungai,” ujarnya.

Baca juga: Kemarau Mulai Terasa, PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Imbau Warga Hemat Air

Dewan Tinjau Kondisi Air PDAM

Menanggapi kondisi itu, Anggota DPRK Aceh Besar, Rahmat Aulia dan Satria Maulana Putra, turun langsung meninjau kondisi air di Gampong Lampuja dan Gampong Lamtiempeung, Kecamatan Darussalam.

Rahmat menyebut, bahwa pihaknya telah menerima laporan masyarakat sejak bulan Ramadhan terkait kualitas air PDAM yang semakin memburuk, bahkan terkadang disertai lumpur.

Anggota Komisi III DPRK Aceh Besar itu menegaskan bahwa kondisi air tersebut sangat tidak layak digunakan, bahkan untuk keperluan dasar seperti mencuci, apalagi untuk memasak.

"Ini tidak bisa digunakan, untuk mencuci pakaian saja nggak layak, apalagi untuk memasak," tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved