Breaking News
Jumat, 1 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Setelah Pimpin Golkar, Kini Periode Ketiga di Parlemen, As’adi jadi Pimpinan DPRK Aceh Utara 

Dua posisi tersebut menempatkannya bukan hanya sebagai legislator, tetapi juga sebagai penggerak politik di daerah.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Wakil Ketua II DPRK Aceh Utara, Drs H As’adi. 

 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Awal 1990-an menjadi titik mula perjalanan Drs As’adi, yang kini menjadi Wakil Ketua II DPRK Aceh Utara masa bakti 2024-2029. 

Usai menuntaskan pendidikan Sarjana pada Program Studi Ilmu Administrasi di Kampus Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh, tahun 1992, As’adi tidak menunggu lama.

Ia langsung terjun ke dunia kerja dengan bergabung dengan PT HM Sampoerna sebagai tenaga marketing. 

Pekerjaan itu membawanya berkeliling sebagian wilayah Aceh, dari mulai Aceh Utara, Takengon, Bireuen, hingga Langsa. 

Selama hampir tujuh tahun, dari 1993 hingga 2000, pria kelahiran 1967, bertemu banyak orang, memahami karakter masyarakat, sekaligus menyerap dinamika ekonomi di tingkat akar rumput. 

Baginya, pekerjaan itu bukan sekadar mencari nafkah, tetapi menjadi ruang belajar yang membentuk cara pandang dan ketangguhannya. 

Namun, badai krisis moneter di akhir 1990-an mengubah arah hidupnya.

Ia harus mengakhiri masa kerjanya. 

“Saya diberhentikan dengan hormat,” ujar mantan Fasilitator Kecamatan PNPM.

Dari titik itulah, jalan hidupnya berbelok ke dunia usaha dan sekaligus politik. 

Pasca keluar dari perusahaan, As’adi memilih bertahan lewat dunia usaha.

Ia menekuni bidang kontraktor sejak tahun 2000 hingga 2014. 

Dalam proses itu, ia tidak hanya bekerja, tetapi juga mulai aktif di organisasi, salah satunya Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro). 

Dari dunia kontraktor, ia berinteraksi dengan banyak kalangan, termasuk para tokoh politik. 

Perlahan, ruang pengabdian baru mulai terbuka.

Tahun 2004, ia dipercaya menjadi kader Partai Golkar di Kecamatan Nibong.

Kepercayaan itu terus berlanjut. 

Pada 2010, ia diamanahkan sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Aceh Utara.

Posisi tersebut menjadi pijakan penting dalam membangun fondasi politiknya.

Perjalanan politik As’adi tidak selalu mulus.

Ia pernah mencoba peruntungan sebagai calon legislatif pada 2004, namun belum berhasil. 

Kegagalan itu tidak membuatnya berhenti. Ia justru menjadikannya sebagai bahan evaluasi.

Usaha itu akhirnya membuahkan hasil.

Pada Pemilu 2014, ia kembali maju sebagai calon legislatif dari Partai Golkar dan berhasil terpilih sebagai anggota DPRK Aceh Utara

Sejak 2014, langkahnya di parlemen terus berlanjut tanpa jeda.

Mantan  pengurus IPAU itu, kembali terpilih pada periode 2019–2024 dengan perolehan 2.637 suara, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang meraih 1.154 suara di dapil yang sama. 

Dan pada Pemilu 2024, kepercayaan itu kembali diberikan.

As’adi terpilih untuk periode ketiga (2024–2029).  

Di saat yang sama, suami Hj Nurmawati SPd juga memegang peran strategis sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Utara, jabatan yang diraihnya secara aklamasi pada 2020 dan terus diemban hingga sekarang. 

Dua posisi tersebut menempatkannya bukan hanya sebagai legislator, tetapi juga sebagai penggerak politik di daerah.(*) 

 

 

 

Teks Foto 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved