Senin, 13 April 2026

Berita Sabang

Wisatawan Sesaki KM 0 Sabang, Antrean Foto dan Kendaraan tak Terhindarkan

Lonjakan wisatawan saat libur Idul Fitri 1447 H membuat kawasan Tugu Kilometer Nol Sabang penuh sesak.

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Aulia Prasetya
NOL KILOMETER - Sejumlah wisatawan berfoto bersama di kawasan Tugu Kilometer Nol Indonesia saat liburan di Kota Sabang. 

Ringkasan Berita:
  • Lonjakan wisatawan saat libur Idul Fitri 1447 H membuat kawasan Tugu Kilometer Nol Sabang penuh sesak.
  • Antrean panjang terjadi di spot foto utama, sementara arus kendaraan melambat akibat padatnya pengunjung.
  • Mayoritas wisatawan berasal dari luar daerah, terutama Sumatera Utara, dan kepadatan diperkirakan berlangsung hingga akhir pekan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Lonjakan wisatawan pada libur Idul Fitri 1447 Hijriah membuat kawasan Tugu Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang dipadati pengunjung.

Kepadatan mulai terlihat sejak hari kedua Lebaran dan masih berlangsung hingga Sabtu (28/3/2026).

Arus wisatawan didominasi rombongan keluarga dari luar daerah. 

Mereka datang silih berganti sejak siang hingga sore, membuat area tugu, spot foto, hingga jalur masuk kawasan dipenuhi pengunjung.

Di titik utama Tugu KM 0, antrean tidak terhindarkan. 

Pengunjung harus bergantian untuk berfoto.

Bahkan sebagian rela menunggu cukup lama demi mengabadikan momen di titik paling barat Indonesia tersebut.

Baca juga: Monumen Nol Kilometer Indonesia: Titik Awal Nusantara dan Ikon Sabang yang Wajib Dikunjungi

Kondisi serupa juga terlihat di area parkir dan akses jalan menuju lokasi. 

Kendaraan wisatawan yang datang bersamaan menyebabkan arus lalu lintas melambat, terutama pada jam-jam padat.

Ketua Pokdarwis Desa Wisata Bahari Iboih, Tarmizi mengatakan, lonjakan kunjungan selama libur Lebaran tahun ini cukup tinggi dibanding hari biasa.

“Rata-rata kunjungan berkisar 300 sampai 400 orang per hari,” ujarnya. 

“Itu belum termasuk wisatawan yang sudah menginap di sekitar sini,” kata Tarmizi, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, mayoritas wisatawan berasal dari luar daerah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved