Berita Aceh Timur
KNPI Aceh Timur Desak Penangkapan Aktor Intelektual Pengeroyokan Warga Langsa di Mapolda Metro Jaya
Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Timur, H Sulaiman, mengecam keras aksi premanisme dan pengeroyokan yang menimpa
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Ketua KNPI Aceh Timur H. Sulaiman mengecam pengeroyokan terhadap warga Langsa di Mapolda Metro Jaya yang dinilai mencoreng hukum.
- Korban Faisal diserang lebih dari 20 orang saat agenda konfrontasi, diduga melibatkan preman suruhan oknum pengusaha.
- KNPI mendesak polisi mengusut tuntas hingga dalang, agar kepercayaan publik terhadap hukum tidak runtuh.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Timur, H Sulaiman, mengecam keras aksi premanisme dan pengeroyokan yang menimpa seorang warga Langsa, Faisal di lingkungan Mapolda Metro Jaya.
Insiden brutal yang terjadi pada Rabu siang (25/3/2026), diduga melibatkan kelompok preman suruhan oknum pengusaha berinisial FA.
Peristiwa bermula saat Faisal Amsco bersama rekannya didampingi kuasa hukum tengah menghadiri agenda konfrontir di Lantai 2 Unit RPK PPA Polda Metro Jaya.
Secara mengejutkan, korban diserang oleh lebih dari 20 orang yang diduga telah menunggu di lokasi.
Ironisnya, aksi kekerasan ini terjadi di area objek vital kepolisian yang seharusnya menjadi ruang paling aman bagi warga pencari keadilan.
Merespon hal itu H. Sulaiman, yang akrab disapa Haji Tole, menyatakan kegeramannya atas peristiwa yang dinilai telah mencoreng wajah demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.
Baca juga: Forbes DPR-DPD RI Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya
"Sebagai representasi masyarakat Aceh dan Ketua DPD KNPI, saya meminta Kepolisian Daerah Jakarta segera menangkap pelaku pengeroyokan sekaligus otak di balik peristiwa ini.
Ini tindakan biadab yang meremehkan institusi Polri," tegas Tole, Minggu (29/3/2026).
Tole menekankan bahwa pengeroyokan tersebut tidak mungkin terjadi secara spontan tanpa ada yang menggerakkan.
Ia menunjuk dugaan keterlibatan oknum pengusaha berinisial FA sebagai aktor di balik layar yang mendanai aksi premanisme tersebut.
"Sangat tidak masuk akal puluhan preman bisa masuk dan beraksi di Mapolda Metro Jaya tanpa ada penggerak.
Aparat penegak hukum harus berani mengungkap dugaan keterlibatan FA secara tuntas dan tanpa pandang bulu," lanjutnya.
DPD KNPI Aceh Timur menuntut agar kasus ini diusut hingga ke akar-akarnya.
Menurut Tole, jika tindakan premanisme di dalam kantor polisi dibiarkan tanpa sanksi hukum yang berat bagi dalangnya, maka kepercayaan masyarakat terhadap hukum akan runtuh. (*)
| Tiga Hektare Lahan Terbakar |
|
|---|
| Tiga Hektare Lahan di Kabupaten Aceh Timur Terbakar |
|
|---|
| Masyarakat Blang Geulumpang Aceh Timur Laksanakan Khanduri Laot |
|
|---|
| Pekerja dan Kontraktor Medco E&P Malaka Salurkan 39 Hewan Kurban Idul Adha 1447 |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jaga Distribusi Energi Berjalan Aman di Aceh Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tole-29032026.jpg)