Kamis, 23 April 2026

Berita Simeuleu

Banyak Warga Tak Kebagian Tiket Kapal, KMP Aceh Hebat 1 Over Kapasitas

Pelabuhan Kolok Sinabang, Kabupaten Simeulue dipadati penumpang yang ingin menyeberang dengan KMP Aceh Hebat 1 dengan rute Sinabang-Calang

|
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI BARAT EDISI SENIN 20260330 
Ringkasan Berita:
  • Pelabuhan Kolok Sinabang, Kabupaten Simeulue dipadati penumpang yang ingin menyeberang dengan KMP Aceh Hebat 1 dengan rute Sinabang-Calang
  • Kebanyakan calon penumpang tersebut didominasi oleh para mahasiswa yang berkuliah di Banda Aceh
  • Berharap kepada pemerintah agar menambah jadwal penyeberangan kapal selama arus mudik dan balik lebaran, khusunya untuk rute pelayaran Simeulue-Calang

“Kalau bisa, dimomen mudik seperti ini armada atau rutenya ditambah. Sehingga penumpang tidak ketinggalan kapal. Karena kami ada yang kuliah dan bekerja juga.” Mawadda Warahma Tussaleha, Mahasiswi asal Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG – Pelabuhan Kolok Sinabang, Kabupaten Simeulue dipadati penumpang yang ingin menyeberang dengan KMP Aceh Hebat 1 dengan rute Sinabang-Calang, saat puncak arus balik pascalibur lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Amatan wartawan Serambi Indonesia, Indra Wijaya pada Minggu (29/3/2026), warga sudah memadati loket pembelian tiket KMP Aceh Hebat 1 sejak pukul 03.00 WIB. Area pelabuhan juga dipadati sepeda motor para pemudik yang melakukan perjalanan dari Simeulue menuju Calang.

Kebanyakan calon penumpang tersebut didominasi oleh para mahasiswa yang berkuliah di Banda Aceh. Meski sudah mengantre sejak dini hari, ratusan penumpang harus pulang dengan kecewa lantaran tidak kebagian tiket. 

Antrean panjang tampak di depan loket tiket. Bahkan, calon penumpang yang sudah mengantre selama tujuh jam juga tidak mendapatkan tiket. Pasalnya, tiket tidak lagi dijual lantaran kondisi kapal yang sudah over kapasitas.

Salah satu calon penumpang yang tidak kebagian tiket, Mawadda Warahma Tussaleha. Perempuan yang berstatus mahasiswi ini mengaku sudah mengantre sejak pukul 06.30 WIB. Namun hingga pukul 15.00 WIB, tidak juga mendapatkan tiket dan terpaksa harus menunda perjalanan.

“Sudah dari pagi mengantre, tapi tiket tidak dapat. Ini kali kedua tidak jadi berangkat, setelah pada Kamis lalu, kejadiannya juga sama. Kapal tujuan Calang dipadati oleh penumpang,” kata Mawadda kepada Serambi.

Ia mengungkapkan bahwa selama mengantre sempat terjadi keributan adu mulut antar warga, lantaran ada calon penumpang yang mencoba menyerobot antrean. Namun kejadian itu tidak berlangsung lama.

Tambah jadwal penyeberangan 

Terhadap kondisi tersebut, Mawadda berharap kepada pemerintah agar menambah jadwal penyeberangan kapal selama arus mudik dan balik lebaran, khusunya untuk rute pelayaran Simeulue-Calang. 

“Kalau bisa, dimomen mudik seperti ini armada atau rutenya ditambah. Sehingga penumpang tidak ketinggalan kapal. Karena kami ada yang kuliah dan bekerja juga,” ucapnya.(iw)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved