Sabtu, 11 April 2026

Berita Sabang

Stok LPG di Sabang Tetap Aman Selama Libur Lebaran Meski Permintaan Meningkat

“Permintaan memang naik saat Lebaran, tapi stok tetap aman. Bahkan pasokan ditambah, dalam sehari bisa masuk dua kali, sekitar 100 tabung,” ujarnya

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Aulia Prasetya
STOK LPG - Seorang pedagang menata tabung LPG 3 kilogram di salah satu pangkalan di Kota Sabang, Minggu (29/3/2026). Stok gas elpiji selama libur Idulfitri terpantau aman meski permintaan masyarakat meningkat. 

Ringkasan Berita:
  • Ketersediaan gas LPG di Kota Sabang selama libur Idulfitri 1447 Hijriah terpantau aman meskipun terjadi peningkatan permintaan dibandingkan hari biasa.
  • Hal ini didukung oleh distribusi yang berjalan lancar dan penambahan pasokan sejak sebelum Lebaran.
  • Di tingkat pangkalan, tambahan stok telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat, terutama dari sektor rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG – Ketersediaan gas LPG di Kota Sabang selama libur Idulfitri 1447 Hijriah terpantau aman meskipun terjadi peningkatan permintaan dibandingkan hari biasa.

Hal ini didukung oleh distribusi yang berjalan lancar dan penambahan pasokan sejak sebelum Lebaran.

Di tingkat pangkalan, tambahan stok telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat, terutama dari sektor rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.

Pemilik pangkalan gas di kawasan Kota Atas, Hendra, menyebutkan bahwa peningkatan permintaan mulai terasa beberapa hari sebelum Lebaran dan berlanjut selama masa libur.

“Permintaan memang naik saat Lebaran, tapi stok tetap aman. Bahkan pasokan ditambah, dalam sehari bisa masuk dua kali, sekitar 100 tabung,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan, distribusi LPG ukuran 3 kilogram yang menjadi kebutuhan utama masyarakat berjalan normal tanpa kendala.

Pengiriman dari agen tetap berlangsung sesuai jadwal sehingga tidak terjadi kekosongan di tingkat pangkalan.

Baca juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

Meski terjadi peningkatan permintaan, pola pembelian masyarakat dinilai masih terkendali.

Tidak terlihat adanya lonjakan pembelian berlebihan yang berpotensi mengganggu stabilitas distribusi.

Hendra juga menegaskan bahwa penyaluran LPG subsidi tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Masyarakat diwajibkan menunjukkan kartu subsidi dari gampong serta identitas diri saat melakukan pembelian.

“Ini untuk memastikan gas subsidi benar-benar diterima oleh yang berhak,” katanya.

Selain LPG 3 kilogram, ketersediaan gas non-subsidi seperti ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram juga dalam kondisi cukup.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved