Kamis, 23 April 2026

Berita Abdya

Lubang Menganga Bertebaran di Jalan ke Gampong Meunasah Susoh Abdya

Berdasarkan pantauan warga, setidaknya terdapat empat lubang yang menganga di jalur perbatasan antara Gampong Keude Paya dan Meunasah.

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/MASRIAN MIZANI/Masrian Mizani
HINDARI JALAN BERLUBANG - Seorang pengendara becak menghindari jalan berlubang di lintas Gampong Meunasah, Susoh, Abdya, Senin (30/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jalan menuju Gampong Meunasah, Kecamatan Susoh, Abdya, rusak parah dengan empat lubang besar di badan jalan.
  • Warga menilai dua lubang di perbatasan Keude Paya–Meunasah sangat berbahaya, apalagi saat hujan karena tertutup air.
  • Masyarakat mendesak pemerintah segera memperbaiki jalan agar aman dilalui, terutama bagi anak sekolah dan aktivitas ekonomi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani | Abdya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Jalan menuju Gampong Meunasah, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kini mengalami kerusakan cukup parah dengan munculnya sejumlah lubang besar di badan jalan.

Berdasarkan pantauan warga, setidaknya terdapat empat lubang yang menganga di jalur perbatasan antara Gampong Keude Paya dan Meunasah.

Kondisi ini sudah berlangsung lama dan semakin hari kerusakan jalan semakin melebar.

Saiful Amri, salah seorang warga yang rutin melintasi jalur tersebut, menyampaikan bahwa dua lubang di antaranya sangat berbahaya, terutama saat musim hujan. 

“Kalau hujan, lubang itu tertutup air sehingga sulit terlihat. Pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalan tersebut merupakan akses utama yang ramai dilalui masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, sehingga risiko kecelakaan semakin tinggi jika kerusakan tidak segera ditangani.

Warga berharap pihak terkait segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut. 

Baca juga: Jalan Berlubang di Aceh Timur Renggut Nyawa, YARA Desak Penyelenggara Jalan Dipidana

Menurut mereka, perbaikan tidak bisa ditunda karena kondisi jalan yang rusak berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Kalau bisa segera diperbaiki, karena ini jalur penting bagi warga. Jangan sampai ada korban baru dilakukan perbaikan,” tegas Saiful.

Selain menjadi jalur penghubung antar gampong, jalan ini juga digunakan untuk aktivitas ekonomi masyarakat. 

Banyak warga yang mengandalkan jalur tersebut untuk menuju pasar, sekolah, maupun fasilitas umum lainnya.

Dengan kondisi jalan yang rusak, mobilitas warga menjadi terganggu, bahkan menimbulkan kekhawatiran setiap kali melintas.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan langkah konkret, baik melalui perbaikan darurat maupun program peningkatan infrastruktur jalan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved