Berita Aceh Besar
Syech Muharram Ingin Petani Aceh Besar Panen Dua Kali Setahun
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris menargetkan agar para petani di Aceh Besar dapat melakukan panen dua kali dalam setahun.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Bupati Aceh Besar, Syech Muharram, menargetkan petani di wilayahnya bisa panen dua kali setahun untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.Pemkab Aceh Besar mendukung dengan penyediaan bibit unggul, pupuk, dan pengembangan lahan jagung serta padi gogo, sambil memastikan ekosistem pemasaran yang jelas.Sinergi dengan Rumoh Pangan Aceh diharapkan membangun pertanian produktif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi ekonomi petani.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra WIjaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris menargetkan agar para petani di Aceh Besar dapat melakukan panen dua kali dalam setahun.
Untuk mencapai hal tersebut, pihaknya kini terus berupaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dengan menargetkan petani dapat melakukan panen minimal dua kali dalam setahun sebagai langkah nyata mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Saya mau petani di Aceh Besar bisa panen dua kali setahun, baik itu padi, jagung, cabai, bawang, maupun komoditas lainnya,” katanya dalam pertemuan bersama Rumoh Pangan Aceh yang berlangsung di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Tak Hanya Akademik, Bupati Aceh Besar Dorong Sekolah Perkuat Karakter Siswa
Menurutnya, wilayah Aceh Besar memiliki potensi lahan pertanian yang luas dan subur.
Namun masih memerlukan penguatan pada aspek pendukung seperti ketersediaan benih unggul, pupuk, serta kepastian pasar bagi hasil panen petani.
Ia menegaskan bahwa peningkatan intensitas panen bukan hanya soal produksi, tetapi juga merupakan strategi untuk meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
“Kalau panen bisa dua kali, maka pendapatan petani di Aceh Besar juga akan meningkat. Ini yang kita kejar, bagaimana kesejahteraan masyarakat bisa naik secara nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Saat ini, Pemkab Aceh Besar telah mengembangkan sekitar 80 hektare lahan jagung dan merencanakan pengembangan padi gogo sebagai alternatif di lahan kering.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan bibit cabai dan bawang yang disertai dukungan pupuk bagi petani.
Keberlanjutan program pertanian
Namun demikian, dalam kesempatan tersebut, Syech Muharram juga mengingatkan pentingnya memastikan keberlanjutan program pertanian agar tidak berhenti sebagai program musiman tanpa arah pemasaran yang jelas.
Ia menegaskan bahwa setiap komoditas yang dikembangkan harus memiliki ekosistem yang kuat, mulai dari produksi hingga distribusi dan penyerapan pasar.
Baca juga: Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Lantik 16 Pejabat Baru
“Jangan sampai petani menanam, tapi tidak tahu hasilnya mau dijual ke mana. Ini yang harus kita pastikan bersama,” tegasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak, terutama Rumoh Pangan Aceh, Pemkab Aceh Besar optimistis dapat membangun sistem pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani sesuai visi dan misi daerah.
| Perkuat Kapasitas Tim Uji Kelayakan, DLH Aceh Besar Gelar Pelatihan Amdalnet |
|
|---|
| Manipulasi Data Kependudukan Bisa Dipidana, Ini Peringatan Disdukcapil Aceh Besar |
|
|---|
| Disdukcapil Aceh Besar Tegaskan Perubahan Desil Tak Bisa Langsung Lewat Dukcapil |
|
|---|
| Stok Blanko KTP di Aceh Besar Dipastikan Aman, Meski Kunjungan Warga Meningkat |
|
|---|
| RSU Putri Bidadari Aceh Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Besar-Muharram-Idris-dalam-pertemuan-bersama-pihak-Rumoh-Pangan-Aceh.jpg)