Jumat, 22 Mei 2026

Berita Aceh Selatan

Pembangunan Jembatan Aramco Dimulai, Warga Pasi Rasian-Aceh Selatan Berharap Kendala Akses Teratasi

Warga berharap pembangunan Jembatan Aramco dapat segera rampung agar manfaatnya bisa langsung dirasakan, khususnya dalam memperlancar mobilitas...

Tayang:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.co/HO
Pembangunan Jembatan Aramco Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan oleh personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas), Sabtu (4/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Pasi Rasian, Aceh Selatan, menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas pembangunan Jembatan Aramco yang tengah dikerjakan di desa mereka.
  • Jembatan ini dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan lama, membuka akses yang sebelumnya sulit dilalui, serta diharapkan memperlancar mobilitas, distribusi hasil pertanian, dan pertumbuhan ekonomi.
  • Proyek ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah terpencil.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Warga Desa Pasi Rasian menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan Jembatan Aramco yang saat ini tengah dikerjakan di desa mereka.

Ungkapan tersebut disampaikan Hamdan di sela-sela kegiatan gotong royong bersama prajurit TNI dalam tahap awal pembangunan jembatan di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (4/4/2026).

Bagi masyarakat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi menjadi jawaban atas kebutuhan lama yang selama ini menjadi kendala utama dalam aktivitas sehari-hari. 

Akses yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini mulai terbuka dengan hadirnya pembangunan tersebut dan yang lebih membanggakan, proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat. 

Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan warga di lapangan.

“Ini bukti nyata perhatian pemerintah pusat hingga ke desa kami. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden. Jembatan ini sangat kami butuhkan sejak lama,” ujar Hamdan.

Warga berharap pembangunan Jembatan Aramco dapat segera rampung agar manfaatnya bisa langsung dirasakan, khususnya dalam memperlancar mobilitas, distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah terpencil, sebagai bagian dari pemerataan pembangunan nasional.

Baca juga: Jembatan Kutablang Terpaksa Ditutup Lagi, Ini Penyebabnya

Program ini juga merupakan bagian dari peran aktif TNI dalam membantu percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas antar daerah.

Di Aceh Selatan, pembangunan Jembatan Aramco pada bulan April 2026 difokuskan pada tiga titik sasaran, yakni dua titik di Desa Raket, Kecamatan Trumon, dan satu titik di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasie Raja.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan.

Keterlibatan aktif warga sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan mencerminkan kuatnya semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dandim Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, menyebutkan, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya mengakselerasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.

TNI hadir tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi solusi dalam membantu percepatan pembangunan daerah bersama pemerintah dan masyarakat.

“Melalui pembangunan ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolir, serta membuka akses yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkas Dandim.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved