Aceh Utara
Dukung Pemulihan Pascabencana, Pegadaian Luncurkan Program Sosial Terpadu di Aceh Utara
PT Pegadaian memperkuat peran strategisnya dalam pemulihan pascabencana melalui peluncuran program tanggung jawab sosial...
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- PT Pegadaian meluncurkan program Pegadaian Peduli di Aceh Utara untuk mendukung pemulihan pascabencana melalui bantuan air bersih, pendidikan, dan sosial.
- Program ini mencakup pembersihan 120 sumur, pembangunan sumur bor, serta bantuan perlengkapan sekolah dan kitab bagi ratusan siswa dan dayah.
- Inisiatif ini diharapkan memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus menjadi model CSR berkelanjutan berbasis kolaborasi pemerintah dan swasta.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA - PT Pegadaian memperkuat peran strategisnya dalam pemulihan pascabencana melalui peluncuran program tanggung jawab sosial terintegrasi di Kabupaten Aceh Utara, Selasa (7/4/2026).
Inisiatif bertajuk Pegadaian Peduli ini mengusung pendekatan lintas sektor yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus pembangunan berkelanjutan masyarakat terdampak.
Program tersebut mencakup pemulihan akses air bersih melalui pembersihan 120 titik sumur warga yang terdampak banjir dan longsor, serta pembangunan fasilitas sumur bor baru di lingkungan Dayah Sirajul Huda Al-Islammiyah, Gampong Matang Maneh, Kecamatan Tanah Jambo Aye.
Intervensi ini dinilai krusial dalam merespons krisis air bersih yang masih menjadi tantangan utama di sejumlah wilayah terdampak bencana.
Di sektor pendidikan, Pegadaian menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 300 anak dari keluarga prasejahtera, sebagai upaya menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah tekanan ekonomi pascabencana.
Dukungan juga diperluas ke lembaga pendidikan keagamaan melalui distribusi 708 kitab kepada dua dayah di wilayah tersebut, memperkuat fondasi pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.
Dengan rincian untuk Dayah Sirajul Huda Al-Islammiyah Gampong Matang Maneh, 354 kitab dan 353 kitab lagi untuk Bustanut Tazkirah (Cabang Abu Paya Pasi) di Gampong Lhok Reudeup Kecamatan Tanah Jambo Aye.
Baca juga: Pejabat Disdik Aceh dan Aceh Utara Gunakan Dana Pribadi Bersihkan Lahan Praktik Siswa SMKN 1 Sawang
Selain itu, bantuan sosial berupa paket sembako turut disalurkan kepada dayah, yayasan, dan pondok pesantren yatim piatu, mempertegas komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat secara menyeluruh.
Peresmian program dilakukan langsung oleh jajaran pimpinan Pegadaian, termasuk Komisaris Utama A.M. Putranto, Direktur Utama Damar Latri Setiawan, serta Direktur Jaringan dan Operasi Eka Pebriansyah.
Dalam keterangannya, Eka Pebriansyah menegaskan bahwa Aceh Utara menjadi prioritas karena tingkat dampak bencana yang signifikan.
“Kami menempatkan program ini tidak hanya sebagai respons darurat, tetapi juga sebagai investasi sosial jangka panjang yang mampu memperkuat ketahanan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil bersama unsur Forkopimda, Muspika Tanah Jambo Aye, Pegadaian Aceh, Lhokseumawe dan Pegadaian Aceh Utara dan pemangku kepentingan daerah lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pegadaian-menyerahkan-fasilitas-sumur-bor-di-Jambo-Aye-2026.jpg)