Pemulihan Pascabencana
Aceh Bersiap Menuju Rekonstruksi Permanen, Penyusunan Renduk Masuk Tahap Final
Kepala Posko Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa Aceh kini...
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Safrizal ZA menyatakan Aceh segera memasuki tahap rekonstruksi permanen pascabencana seiring finalisasi rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi.
- Saat ini, pemulihan masih berfokus pada penanganan darurat dan masa transisi, yang dinilai berjalan baik dengan berbagai capaian di sektor layanan publik dan hunian.
- Pemerintah menargetkan rekonstruksi permanen dimulai setelah dokumen rencana induk disahkan oleh Presiden.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Kepala Posko Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa Aceh kini bersiap memasuki tahap rekonstruksi permanen pascabencana.
Hal itu seiring dengan penyusunan rencana induk (renduk) rehabilitasi dan rekonstruksi yang kini telah memasuki tahap final. Di mana, dokumen tersebut nantinya akan menjadi acuan bersama bagi seluruh pihak dalam membangun kembali wilayah terdampak secara menyeluruh.
“Dasar rencana induk lah yang dijadikan dasar untuk rehabilitasi dan rekonstruksi secara permanen,” kata Safrizal, saat diwawancarai usai kegiatan Media Gathering bersama awak media di Ballroom Hotel The Padee, Aceh Besar, Selasa (7/4/2026).
Safrizal menjelaskan, pemulihan yang dilakukan saat ini masih bersifat darurat, dengan tujuan memastikan akses dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi.
“Tetapi rekonstruksi permanennya akan kita mulai setelah rencana induk. Rencana induk final kemarin sudah dipaparkan di hadapan dewan pengarah,” ujarnya.
“Satu kali pertemuan lagi menunggu persetujuan, kemudian kita ajukan kepada bapak Presiden untuk pengesahan,” tambah Safrizal.
Lebih lanjut, Mantan Pj Gubernur Aceh ini juga memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh menunjukkan progres positif. Setelah berjalan sekitar empat bulan, penanganan darurat hingga masa transisi dinilai berlangsung baik dan lancar.
Baca juga: Safrizal ZA Tinjau Pembangunan Huntara Terakhir di Aceh Utara
Capaian tersebut diketahui berdasarkan hasil evaluasi dewan pengarah dalam rapat yang digelar di Jakarta baru-baru ini.
“Berdasarkan penilaian dari dewan pengarah kemarin rapat di Jakarta, proses penanganan darurat dan sekarang masa transisi berjalan dengan baik, lancar, banyak progres-progres yang kita capai,” katanya.
Ia mengungkap, sejumlah indikator menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari indikator pemerintahan, akses layanan publik, hingga sektor pendidikan, sosial, dan penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak.
Namun, Safrizal mengingatkan bahwa proses pemulihan belum sepenuhnya selesai dan akan berlanjut ke tahap yang lebih besar.
“Tetapi pekerjaan tentu belum selesai. Pekerjaan belum berhenti, ini baru tahap sampai dengan masa transisi,” jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Posko-Satgas-PRR-Pascabencana-Wilayah-Aceh-Safrizal-ZA-beri-keterangan-2026.jpg)