Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM

Hal itu sebagai upaya konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
PERESMIAN FOODCOURT UMKM - Para pelaku usaha saat peresmian Foodcourt UMKM Desa Meunasah Mon, Aceh Besar, Jumat (3/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • PT Pertamina Patra Niaga meresmikan Foodcourt UMKM di Desa Meunasah Mon, Aceh Besar, sebagai upaya mendorong ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
  • Program ini melibatkan 28 KK dengan 15 kios, disertai bantuan modal, pelatihan memasak, dan pelayanan untuk meningkatkan kapasitas usaha.
  • Kolaborasi dengan pemerintah daerah ini diharapkan memperkuat ekonomi kerakyatan, membuka peluang usaha, dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah Mon, Aceh Besar, Jumat (3/4/2026).

Hal itu sebagai upaya konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara Pertamina dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus membuka peluang usaha dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa UMKM berperan strategis sebagai penggerak ekonomi daerah, sehingga perlu didukung melalui program yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Melalui Foodcourt UMKM ini, kami ingin menciptakan ekosistem usaha yang produktif dan berdaya saing, sehingga pelaku UMKM tidak hanya memiliki tempat usaha, tetapi juga kesempatan untuk berkembang, meningkatkan pendapatan, serta berkontribusi langsung terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Fahrougi.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang difokuskan pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

Baca juga: Penyintas Banjir di Aceh Utara Kian Terpuruk, Jadup Belum Cair, Bantuan Sudah Habis

Fuel Terminal Manager Krueng Raya, Danang Agung Saputra, menyampaikan bahwa keberadaan Foodcourt UMKM ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Sebagai bagian dari masyarakat Krueng Raya, kami ingin memastikan bahwa keberadaan operasional Pertamina dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Melalui program ini, kami tidak hanya menghadirkan fasilitas usaha, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Danang.

Program ini melibatkan 28 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat dengan dukungan 15 unit kios usaha yang telah disiapkan.

Selain itu, para pelaku UMKM juga mendapatkan bantuan modal usaha, pelatihan memasak, serta pelatihan pelayanan (service excellence) dengan menghadirkan chef profesional.

Melalui pendekatan ini, Pertamina tidak hanya mendorong peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca juga: Sudah 24 Jam, Kebakaran Tumpukan Kayu Bekas Banjir di Aceh Tamiang Belum Padam

Pertamina juga akan terus melakukan pendampingan dan monitoring guna memastikan program berjalan optimal serta memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Rika, mengungkapkan rasa syukur atas program yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas dan dukungan dari Pertamina.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved