Berita Aceh Tengah
Banjir Bandang Terjang Aceh Tengah, Jembatan Ambruk dan Jalan Putus
“Masyarakat masih bisa melewati jembatan gantung untuk menyeberang, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian.” AGUS
Akibatnya, akses menuju sejumlah kampung seperti Atu Payung dan Serule kembali terhambat. Hingga saat ini, kendaraan roda dua masih bisa melintas melalui jalur darurat yang dibuat warga di sisi jalan yang terputus pagi tadi.
Januar, warga setempat mengatakan, masyarakat bergotong royong membuka jalur sementara agar aktivitas tetap berjalan. “Untuk roda empat sudah tidak bisa lewat. Tadi pagi warga berupaya membuat jalur di sisi jalan yang putus bekas banjir tadi malam, jadi sementara hanya roda dua yang bisa lewat,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Dikatakan, kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil sehingga berisiko bagi pengguna jalan yang melintas. Warga berharap adanya penanganan segera dari pemerintah agar akses transportasi yang menjadi penghubung utama antar kampung tersebut dapat kembali normal dan tidak terus berulang mengalami kerusakan setiap terjadi hujan deras.(am)
Hujan Picu Tanah Longsor
SELAIN banjir, hujan deras juga memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah ruas jalan strategis. Longsor dilaporkan terjadi di jalan Provinsi Mendale-Bintang dan Bintang-Simpang Kraft. Sementara di jalur nasional, longsor terjadi di ruas Pameu-Genting Gerbang.
Banjir juga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalan nasional Takengon-Isaq, tepatnya di Kampung Lumut, Kecamatan Linge. Akibat putusnya jembatan, sejumlah kampung dilaporkan terisolir, di antaranya Kampung Terang Engon di Kecamatan Silih Nara.
Selain itu, beberapa kampung di Kecamatan Ketol juga terisolir, yakni Kampung Burlah, Buge Ara, Kekuyang, dan Bintang Pepara.
Banjir juga menggenangi berbagai kampung serta merusak infrastruktur, termasuk jembatan penghubung antarwilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, mengatakan, banjir kembali terjadi di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Lut Tawar, genangan dilaporkan terjadi di Kampung Toweren, Rawe, dan Gunung Suku. Sementara di Kecamatan Bintang meliputi Kampung Kuala I, Linung Bulen, Gele Pulo, dan Kelitu.
Di Kecamatan Kebayakan, banjir merendam Kampung Mendale dan Lut Kala. Selain itu, di Kecamatan Linge dilaporkan terjadi di Kampung Lumut dan Pantan Nangka, serta di Kecamatan Ketol yang melanda Kampung Burlah.
Tidak hanya merendam permukiman warga, luapan sungai juga kembali menghanyutkan sejumlah jembatan darurat yang sebelumnya dibangun.(am)
banjir bandang dan longsor
Bencana Banjir Bandang
banjir bandang
Banjir Bandang Terjang Aceh Tengah
Jembatan Ambruk
akses jalan putus
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Gayo Lues dan Aceh Tengah Banjir |
|
|---|
| Aceh Tengah Tetapkan 8 Lokasi Shalat Idul Fitri, Haili Yoga di Bebesen, Muchsin Hasan di Musara Alun |
|
|---|
| Menteri PU Tinjau SPAM Lampahan, Air Bersih Kembali Mengalir ke 3.000 Pelanggaran |
|
|---|
| Tangani Tanah Amblas di Pondok Balik, Menteri PU Libatkan Tim Pakar |
|
|---|
| Plang Larangan Operasional PT Hopson Dipasang Gakkum DLHK Aceh, DPMPTSP Fokus pada Perizinan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Banjir-Bandang-Terjang-Aceh-Tengah.jpg)