Raqan APBK Aceh Singkil 2026 Ditolak
Ini Alasan Mayoritas Fraksi DPRK Aceh Singkil Tolak Raqan APBK 2026
"Apalagi baru-baru ini terjadi banjir. Jangan terkesan dipaksakan pengadaannya," kata Taufik.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Dua dari tiga fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, menyatakan menolak Rancangan Qanun (Rawan) APBK Aceh Singkil 2026.
Sebelum menyatakan menolak melalui juru bicaranya menyampaikan sejumlah alasan.
Salah satu diantaranya menolak lantaran Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, belum tandatangan pernyataan komitmen pembanguan sekolah rakyat dilaksanakan tahun ini.
Padahal sekolah rakyat merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ada pun dua fraksi tersebut yang menyatakan menolak masing-masing Fraksi Sahabat dan Fraksi Gerakan Pembanguan Berkarya.
Penolakan tersebut disampaikan juru bicara fraksi dalam rapat paripurna DPRK Aceh Singkil, dengan agenda pandangan akhir fraksi, Rabu (8/4/2026).
Sementara satu fraksi menyatakan menerima, yaitu Fraksi Nasdem.
Sejak awal rapat paripurna dibuka Ketua DPRK Aceh Singkil, Haji Amaliun, langsung dihujani intrupsi.
Para wakil rakyat terlibat adu argumentasi sesama koleganya terkait alasan penundaan paripurna dengan agenda sama pada 6 April 2026.
Kemudian skor tersebut kembali dibuka, Rabu (8/4/2026).
Rapat pun akhirnya diskor lantaran masuk shalat Ashar.
Baca juga: Orasi di Depan Kantor DPRK Aceh Singkil, Camat: Saya Siap Dipecat
Setelah skor dibuka rapat paripurna dilanjutkan dengan pembacaan pandangan akhir fraksi terhadap Rancangan Qanun APBK 2026.
Fraksi Sahabat melalui juru bicaranya Taufik sebelum menyatakan menolak menyoroti target PAD dalam APBK 2026 yang dinilainya pesimis tercapai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Suasana-rapat-paripurna-DPRK-Aceh-Singkil-dengan-agenda-penyampaian-pandangan-akhir-fraksi.jpg)