Minggu, 12 April 2026

Berita Gayo Lues

Bupati Gayo Lues Rakor dengan Bappenas RI, Perjuangkan Program Prioritas dan DAK 2027

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus bergerak memperkuat posisi daerah dalam perencanaan pembangunan nasional.

Editor: Muhammad Hadi
@pegadaian.kanwilmedan
Pertemuan strategis antar Bupati Gayo Lues Suhaidi dengan Bappenas dalam rangka menyampaikan usulan program prioritas daerah Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2027, Rabu (8/4/2026). SERAMBINEWS.COM/EDI LABER 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus bergerak memperkuat posisi daerah dalam perencanaan pembangunan nasional. 

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bersama Bappenas, Rabu (8/4/2026), dalam rangka menyampaikan usulan program prioritas daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Suhaidi turut didampingi oleh Kauruddin selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues serta Suhardi selaku Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Gayo Lues, sebagai bagian dari tim teknis yang memaparkan kebutuhan infrastruktur daerah.

Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Gayo Lues untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam rakor itu, Bupati Suhaidi memaparkan sejumlah program prioritas yang diharapkan dapat masuk dalam perencanaan pembangunan nasional, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur dan layanan dasar.

Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada penyampaian pra-usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2027.

Baca juga: Penuh Harapan, Bupati Gayo Lues Dorong Pengembangan Bandara dan Penambahan Penerbangan

Usulan tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur dasar hingga pelayanan publik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat di Kabupaten Gayo Lues.

Tidak hanya itu, Pemkab Gayo Lues juga mengajukan penyesuaian status daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK), khususnya pada sektor kesehatan. 

Langkah ini dinilai krusial guna membuka peluang dukungan anggaran yang lebih besar dari pemerintah pusat, terutama dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil.

Membangun sinergi dengan pusat

Bupati Suhaidi menegaskan, koordinasi ini merupakan bagian dari strategi awal agar Gayo Lues dapat masuk dalam daftar daerah prioritas nasional, khususnya dalam penetapan lokasi penerima DAK Fisik maupun Non Fisik Tahun 2027.

“Ini adalah langkah penting untuk memastikan kebutuhan riil masyarakat Gayo Lues dapat terakomodir dalam kebijakan nasional. Kami berharap Gayo Lues bisa menjadi salah satu daerah prioritas yang ditetapkan,” ujar Suhaidi.

Baca juga: Bupati Gayo Lues Perjuangkan Huntap Bagi Korban Banjir & Longsor ke Pusat 

Sebagaimana diketahui, penetapan lokasi prioritas DAK Fisik dan Non Fisik Tahun 2027 oleh Bappenas dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Oleh sebab itu, pemerintah daerah dituntut proaktif melakukan komunikasi dan sinkronisasi sejak dini.

Langkah yang ditempuh Pemkab Gayo Lues ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sinergi dengan pemerintah pusat, sekaligus memperjuangkan pemerataan pembangunan agar tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan nasional.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved