Sabtu, 11 April 2026

Berita Banda Aceh

ASDP Lanjut Kelola KMP Aceh Hebat 1 rute ke Sinabang, Pemerintah Aceh Dorong e-Ticketing

Pemerintah Aceh melanjutkan kerja sama dengan PT ASDP untuk pengelolaan KMP Aceh Hebat 1 rute Calang–Sinabang.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TEKEN KERJA SAMA - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, T Faisal, ST, MT, serta Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Theodore Natalianto Lasse, disaksikan Asisten II Setda Aceh, T Robby Irza, saat meneken keberlanjutan kerja sama pengelolaan KMP Aceh Hebat 1 di Jakarta, Selasa (7/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh melanjutkan kerja sama dengan PT ASDP untuk pengelolaan KMP Aceh Hebat 1 rute Calang–Sinabang.
  • Langkah ini sekaligus mendorong penerapan sistem e-ticketing guna meningkatkan layanan, mengurangi antrean, dan memberi kepastian jadwal penyeberangan.
  • Diharapkan operasional kapal semakin optimal mendukung mobilitas, konektivitas, serta pertumbuhan ekonomi di Barsela Aceh, khususnya Simeulue.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Aceh menandatangani keberlanjutan kerja sama pengelolaan kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 1 dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). 

Penandatanganan dilakukan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, T Faisal, ST, MT bersama Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Theodore Natalianto Lasse di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Kerja sama ini juga menjadi momentum bagi Pemerintah Aceh untuk mendorong peningkatan kualitas layanan penyeberangan.

Termasuk penerapan sistem tiket elektronik (e-ticketing) secara menyeluruh, khususnya pada lintas Barat Selatan (Barsela) Aceh.

Langkah ini dinilai penting guna menciptakan pelayanan yang lebih modern, tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjawab berbagai dinamika yang terjadi pada masa angkutan lebaran lalu.

"Kami mendorong penerapan e-ticketing secara menyeluruh, terutama di lintas Barat Selatan (Barsela). Ini penting agar pelayanan lebih tertib, transparan, dan mampu mengurangi antrean penumpang di pelabuhan," ujar Asisten II Setda Aceh, T Robby Irza.

Ia menjelaskan, dorongan tersebut juga menjadi respons atas berbagai dinamika yang terjadi pada masa angkutan lebaran lalu.

Baca juga: Pemudik Padati Pelabuhan Calang, Penumpang KMP Aceh Hebat 1 Meningkat Tajam

Di mana terjadi antrean panjang dan penumpukan penumpang akibat sistem penjualan tiket yang masih dilakukan secara manual. 

Kondisi tersebut terutama dirasakan pada lintasan menuju Simeulue yang mengalami lonjakan penumpang cukup signifikan.

Dengan penerapan e-ticketing, diharapkan proses pelayanan penumpang menjadi lebih efisien, mengurangi antrean di pelabuhan, serta memberikan kepastian jadwal keberangkatan bagi masyarakat.

Gubernur Aceh yang diwakili Robby Irza mengatakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh, konektivitas menjadi salah satu fokus utama karena memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 "Konektivitas bukan hanya soal transportasi, tetapi juga menyangkut akses ekonomi, pelayanan publik, dan keadilan pembangunan bagi seluruh masyarakat Aceh," ujar Robby.

Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Aceh telah memiliki sejumlah armada penyeberangan yang dioperasikan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved