Rabu, 22 April 2026

Berita Aceh Utara

Safari Subuh di Masjid HMH, KOMPAS Aceh Utara Dorong Disiplin dan Karakter Pemuda

Komunitas Pemuda Subuh (KOMPAS) Aceh Utara menggelar kegiatan Safari Subuh dan zikir bersama di Masjid Haji Muhammad Hanafiah (HMH), Desa Ranto

Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Komunitas Pemuda Subuh (KOMPAS) Aceh Utara menggelar kegiatan Safari Subuh dan zikir bersama di Masjid Haji Muhammad Hanafiah (HMH), Desa Ranto, Kecamatan Lhoksukon, Minggu (11/4/2026) 

Ringkasan Berita:Komunitas Komunitas Pemuda Subuh Aceh Utara menggelar Safari Subuh dan zikir di Masjid Haji Muhammad Hanafiah untuk membentuk disiplin dan karakter pemuda.
 
Ketua KOMPAS, Muhammad Hatta, menegaskan kebiasaan salat Subuh berjamaah dapat membangun integritas, akhlak, dan pola hidup teratur.
 
Kegiatan ini didukung berbagai organisasi dan menjadi gerakan pembinaan pemuda berbasis masjid di Aceh Utara.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Komunitas Pemuda Subuh (KOMPAS) Aceh Utara menggelar kegiatan Safari Subuh dan zikir bersama di Masjid Haji Muhammad Hanafiah (HMH), Desa Ranto, Kecamatan Lhoksukon, Minggu (11/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pemuda serta jamaah umum dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.

Masjid HMH yang dikenal sebagai salah satu masjid terindah di Aceh menjadi tempat berkumpulnya para pemuda untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kedisiplinan diri sejak dini.

Lantunan zikir yang menggema selepas salat Subuh menghadirkan suasana tenang dan reflektif bagi para peserta.

Ketua KOMPAS Aceh Utara, Dr (C) Ir Muhammad Hatta, SST MT, kepada Serambinews.com, Sabtu (11/4/2026), menyampaikan bahwa Safari Subuh merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui pembiasaan disiplin.

“Disiplin adalah fondasi utama dalam membangun sikap dan kepribadian pemuda

Dari disiplin akan lahir attitude yang baik,” ujar Hatta yang juga Koordinator Humas dan Kerjasama Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Baca juga: Kasatgas Tito Tutup Kunjungan ke Aceh dengan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman

Didampingi Penasehat KOMPAS Aceh Utara, Ustadz H Shaifuddin Fuady, SAg MA, yang juga Imam Besar Masjid HMH, Hatta menjelaskan bahwa disiplin tidak hanya sebatas ketepatan waktu, tetapi mencakup komitmen terhadap nilai, konsistensi dalam kebaikan, serta kemampuan menjaga integritas diri.

Menurutnya, waktu Subuh menjadi momentum penting dalam melatih kedisiplinan tersebut.

“Tidak semua orang mampu bangun ketika yang lain masih terlelap, dan tidak semua pemuda mampu melangkah ke masjid saat suasana masih sunyi. Di situlah proses pembentukan karakter dimulai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebiasaan menjaga waktu salat Subuh berjamaah akan membentuk pola hidup yang teratur dan berdampak pada sikap sehari-hari.

“Dari disiplin itu lahir cara berbicara yang santun, cara berpikir yang jernih, dan sikap yang bijak. Pemuda yang menjaga waktunya dengan Allah, insyaallah akan dijaga langkahnya dalam kehidupan,” jelas pria yang akrab disapa Bung Hatta.

Baca juga: Siswa di Aceh Utara Seberangi Sungai Pakai Perahu Karet, DPRK Desak Pemerintah Bangun Jembatan

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Safari Subuh bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan strategis dalam membangun peradaban berbasis masjid.

“Ini adalah gerakan membangun peradaban, dimulai dari masjid, dari Subuh, dan dari pemuda. Masa depan tidak dibangun oleh mereka yang hanya kuat dalam wacana, tetapi oleh mereka yang kuat dalam disiplin dan indah dalam akhlak,” tegasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved