Berita Banda Aceh
19 Siswa SMA Aceh Diterima Kuliah di Berbagai Negara, Terbanyak Dalam Sejarah Pendidikan Aceh
Tidak kurang dari 19 orang siswa SMA di Aceh tahun ini diterima kuliah pada sejumlah perguruan tinggi terkemuka di berbagai negara.
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM - Tidak kurang dari 19 orang siswa SMA di Aceh tahun ini diterima kuliah pada sejumlah perguruan tinggi terkemuka di berbagai negara.
Misalnya, di Kanada, Amerika Serikat, Selandia Baru, Australia, Belanda, Singapura, dan Hong Kong.
Siswa yang paling banyak lulus atau mendapat letter of acceptance (LoA) dari perguruan tinggi di luar negeri adalah SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh, mencapai 15 orang.
Ini rekor tertinggi dalam sejarah pendidikan jenjang menengah di Aceh.
Apalagi siswa yang diterima kuliah di luar negeri itu ada yang lolos di 5, 11, bahkan 12 perguruan tinggi sekaligus.
Setelah SMAN Fajar Harapan yang 15 siswanya mendapatkan LoA untuk studi S-1 di luar negeri, disusul masing-masing satu orang dari SMAN Modal Bangsa Aceh Besar, SMAN 1 Dewantara, Aceh Utara, SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, dan SMA Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin SPd, MSP menyampaikan apresiasi dan salut atas capaian tersebut.
"Alhamdulillah, semoga semua mereka akan menjadi bibit unggul bagi kemajuan Aceh dan kejayaan Indonesia," ujarnya menjawab Serambinews.com di Banda Aceh, Senin (13/4/2026) pagi.
Baca juga: Haikal, Siswa SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Wakili Aceh ke Jambore Pramukda di Polandia
"Kami segera akan mrlapor ke pimpinan (Gubernur Aceh, red) untuk memungkin mereka mendapat bantuan atau beasiswa. Cuma kami tidak berjanji di tengah sempitnya ruang fiskal kita saat ini," ujar Murtalamuddin..
Kepala SMA Negeri 1 Dewantara, Aceh Utara, Mustafa SPd sangat sependapat dan mendukung sepenuhnya langkah Kadisdik Aceh untuk minta dukungan Gubernur Aceh agar memberikan bantuan pendidikan atau beasiswa hingga tamat kuliah bagi siswa-siswi Aceh yang dapat kesempatan kuliah S-1 di luar negeri tahun ini.
"Semua mereka yang lolos seleksi di luar negeri itu adalah 'bijeh Aceh mulia' yang kelak kembali ke Aceh untuk berbakti membangun Nanggroe.
Jadi, wajar sekali kalau Gubernur Aceh membuat kebijakan untuk memberikan beasiswa kepada mereka. Nggjak mesti hanya untuk S-2 dan S-3 yang berhak dapat beasiswa dari Pemerintah Aceh," ujar Mustafa kepada Serambinews.com, Senin (13/4/2026).
Sementara itu, Kepala SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, Dr Anwar SPd MEd menyatakan sangat bangga atas pencapaian para muridnya tersebut.
"Ini membuktikan bahwa siswa/siswi dari Aceh mampu bersaing di tingkat internasional. Dengan kesungguhan, kerja keras, konsistensi, dan dukungan yang tepat, peluang global terbuka lebar bagi generasi muda kita,” ujar Anwar, Senin (13/4/2026) pagi.
| Pemprov Aceh Kucurkan Rp380 Miliar untuk Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana |
|
|---|
| Drama ‘tarik menarik’ JKA, Nasrul Sufi: Tontonan yang Membingungkan Masyarakat |
|
|---|
| Abu Paya Pasi Tetapkan Muhammad Balia sebagai Ketua PHBI Masjid Raya Baiturrahman |
|
|---|
| Irwandi Jual Rumah untuk Pengobatan di Korea, Steffy Burase Singgung Masalah JKA |
|
|---|
| Terkait Pengelolaan Dana Otsus ke Depan, Aceh Harus Ada Perencanaan Konkret |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Murthalamuddin12.jpg)