Selasa, 21 April 2026

Berita Abdya

Bupati Abdya Instruksikan Dinsos dan Baitul Mal Cek Rumah tidak Layak Huni Janda 3 Anak

"Saya instruksikan kepada Dinsos dan Baitul Mal segera turun ke rumah Ibuk Nurlaila, pastikan mereka tidak terabaikan. Jika layak dibantu, segera...

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO
Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr Safaruddin SSos MSP. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Abdya, Safaruddin, menginstruksikan Dinas Sosial dan Baitul Mal turun langsung ke rumah Nurlaila (30), janda tiga anak di Dusun Alue Badeuk, Gampong Cot Mane, Kecamatan Jeumpa.
  • Nurlaila kehilangan suaminya, Yusman (45), yang meninggal mendadak saat melaut pada 9 April 2026. 
  • Keluarga tinggal di rumah tidak layak huni: beratap seng bocor, berdinding papan rapuh, dan berlantaikan semen kasar, berdiri di atas tanah milik orang tua Nurlaila.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) dan Baitul Mal turun langsung ke rumah Nurlaila (30), janda tiga anak yang tinggal di Dusun Alue Badeuk, Gampong Cot Mane, Kecamatan Jeumpa.

"Saya instruksikan kepada Dinsos dan Baitul Mal segera turun ke rumah Ibuk Nurlaila, pastikan mereka tidak terabaikan. Jika layak dibantu, segera diberikan bantuan," kata Bupati Safaruddin, Senin (13/4/2026).

Ia menyebutkan, sebagai wujud nyata dari tanggung jawab moral dan amanah yang di emban, ia akan terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih. 

"Anak-anak yatim tidak boleh merasa sendiri, kaum duafa tidak boleh terabaikan, termasuk Ibuk Nurlaila," ucap Safaruddin.

Selama ini, kata Safaruddin, berbagai program santunan, bantuan sosial, serta pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni terus di dorong secara berkelanjutan. 

"Nanti Dinsos dan Baitul Mal akan mengecek langsung kondisi rumah dan keadaan Ibuk Nurlaila. Kita sebagai pemerintah akan memberikan perhatian terhadap mereka," ucap Safaruddin.

Ia meminta kepada seluruh keuchik dan perangkat gampong agar melaporkan kondisi warganya yang masih tinggal di rumah tidak layak huni kepada pemerintah daerah.

"Laporkan segera ke pemerintah daerah. Kita ingin pastikan selama lima tahun ini tidak ada lagi warga Abdya yang tinggal di rumah tidak layak huni," pungkas Safaruddin. 

Baca juga: Asa Nurlaila, Janda 3 Anak di Abdya Bertahan Hidup di Rumah Tak Layak Huni

Kisah Nurlaila yang Tinggal di Rumah tidak Layak Huni

ASA NURLAILA - Nurlaila dan tiga anaknya berfoto di depan rumah mereka, di di Dusun Alue Badeuk, Gampong Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (13/4/2026).
ASA NURLAILA - Nurlaila dan tiga anaknya berfoto di depan rumah mereka, di di Dusun Alue Badeuk, Gampong Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (13/4/2026). (Serambinews.com/Masrian Mizani)

Sebelumnya diberitakan, Nurlaila, janda tiga anak yang tinggal di Dusun Alue Badeuk, Gampong Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Abdya tinggal di rumah tidak layak huni.

Sejak suaminya Yusman (45) meninggal dunia saat melaut, hidup Laila berubah seketika.

Ia kini menjadi satu-satunya penopang bagi tiga anaknya. 

Pedihnya, Laila tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.

“Suami saya meninggal tiba-tiba di laut, tanpa sakit sebelumnya,” kata Nurlaila, Senin (13/4/2026) di rumahnya.

Laila menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved