Berita Banda Aceh
Masa Pemulihan Aceh Butuh Waktu 3 Tahun, Begini Penjelasan Mendagri
Mendagri Tito Karnavian menyebut pemulihan Aceh pascabencana November 2025 diperkirakan butuh waktu paling cepat tiga tahun.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Mendagri Tito Karnavian menyebut pemulihan Aceh pascabencana November 2025 diperkirakan butuh waktu paling cepat tiga tahun.
- Kerusakan besar meliputi jembatan, jalan, perumahan hingga 36 ribu unit, serta normalisasi 79 sungai.
- Kondisi ini menjadi alasan utama usulan perpanjangan Dana Otsus Aceh kembali ke 2 persen dari DAU nasional.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, bahwa berdasarkan kondisi di lapangan, proses pemulihan Aceh pascabencana yang terjadi pada November 2025 lalu, bakal memakan waktu panjang.
Tito yang juga Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) PRR Sumatera ini membeberkan, paling cepat proses pemulihan diperkirakan baru rampung hingga tiga tahun lamanya.
Belum lagi, urai dia, hingga kini bencana berulang masih terus terjadi di sejumlah wilayah Aceh setiap dilanda hujan lebat.
Ditambah, skala kerusakan akibat bencana juga cukup besar, mulai dari infrastruktur hingga permukiman warga.
Untuk itu, ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama agar Otsus Aceh diperpanjang.
“Jujur bahwa untuk melakukan pemulihan ini paling cepat menurut saya adalah tiga tahun,” ungkap Tito dalam Raker dengan Komisi II DPR RI di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).
“Karena jumlah jembatan yang harus dipermanenkan, jalan yang harus dipermanenkan, kemudian juga proses pendidikan, jumlahnya lebih dari 40 ribu yang terdampak,” jelasnya.
Baca juga: Satgas PRR Tegaskan Prinsip “No One Left Behind” dalam Pemulihan Aceh, Ini Maksudnya
“Belum lagi bicara untuk perumahan bagi masyarakat yang hilang (rumah) atau rusak berat itu hampir 36 ribu,” sebut Mendagri.
“Kemudian juga sungai, normalisasi sungai itu lebih kurang ada 79 sungai yang harus dikeruk dan itu panjang, selain lebar juga panjang ada yang sampai 30 kilometer,” paparnya.
Perpanjangan Otsus Aceh
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian mengusulkan agar Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh kembali diperpanjang.
Mendagri juga mengusulkan peningkatan besarannya kembali menjadi 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional.
Usulan tersebut disampaikan Mendagri RI dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR RI, di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Dilihat Serambinewsc.om lewat Youtube TVR Parlemen, Tito menjelaskan, bahwa usulan perpanjangan Dana Otsus Aceh ini mempertimbangkan kondisi ekonomi daerah dan kebutuhan anggaran untuk pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.
pemulihan aceh
masa pemulihan Aceh
Satgas PRR
Satgas PRR Wilayah Aceh
Mendagri M Tito Karnavian
raker
Perpanjangan Otsus Aceh
Dana Otsus Aceh
Jakarta
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Aceh Paper Art Kolektif Akan Gelar Menggambar Bersama Gratis di Taman Seni Budaya Aceh |
|
|---|
| Mehran Gara Minta Seluruh Daycare Wajib Pasang CCTV |
|
|---|
| PEMA Siapkan Ekspor Kopi Gayo Tahap II ke Amerika Serikat |
|
|---|
| Terungkap Motif Pengasuh Tega Aniaya Balita di Banda Aceh, Kesal Anak tak Menurut Saat Diberi Makan |
|
|---|
| Owner Daycare Baby Preneur Banda Aceh Minta Maaf, Tegaskan Tak Ada Kaitan dengan TK Khalifah Aceh 3 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mendagri-Muhammad-Tito-Karnavian-saat-memimpin-Rapat-Forkopimda-se-Provinsi-Aceh.jpg)