Berita Aceh Utara
Pemerintah Aceh Diminta Pangkas Proyek Tak Penting Demi JKA
“Hapus semua proyek-proyek PL (Pengadaan Langsung) yang tidak penting itu untuk dialihkan ke JKA. Intinya JKA harus tetap ada,” kata Nasrul.
Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Rianza Alfandi
MEMBERIKAN PANDANGAN – Pengamat kebijakan publik, Nasrul Zaman, memberikan pandangan terkait pemotongan program JKA dalam forum FGD tentang Polemik Keberlanjutan JKA Bagi Rakyat Aceh, di Morden Coffee, Pango, Banda Aceh, Senin (13/4/2026).
Ia juga menegaskan bahwa anggaran untuk JKA sebenarnya masih tersedia dalam APBA, sehingga tidak ada alasan untuk menguranginya.
Sebagai perbandingan, Nasrul menyinggung Sumatera Utara yang dinilai mampu menjalankan program serupa meski tanpa dana otonomi khusus.
“Sumut tanpa Otsus bisa, penduduknya lebih besar, wilayahnya lebih luas, tanggung jawabnya lebih luas tapi mereka bisa. Kenapa kita nggak bisa? Jadi Saya pastikan uang untuk JKA tetap ada di anggaran kita ini. Ini hanya akal-akalan aja,” pungkasnya.(*)
Tags
peserta JKA
JKA 2026
Kepesertaan JKA
Pemerintah Aceh
Serambinews.com
Serambinews
Jaminan Kesehatan Aceh
Jaminan Kesehatan Aceh (JKA)
Banda Aceh
Berita Terkait: #Berita Aceh Utara
| Kisah Rapa-i Raja Siwah Tanah Pasir Aceh Utara, Penjaga Tradisi Rapa-i Geurimpheng |
|
|---|
| Pengendara Honda CBR Meninggal Tergilas Truk Tangki di Jalan KKA Usai Terjatuh di Tikungan |
|
|---|
| Tiga KK Korban Semburan Lumpur di Lhoksukon Kembali Tempati Rumah, Perbaikan Atap Rampung |
|
|---|
| Soal Surat Gubernur ke BPJS, Akademisi Unimal: Pembukaan Blokir JKA Harus Berdasarkan Dokumen Hukum |
|
|---|
| Krueng Peuto Butuh Tanggul Permanen, Warga Lhoksukon Sudah 4 Kali Terendam Banjir dalam 5 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pengamat-kebijakan-publik-Nasrul-Zaman.jpg)