Berita Banda Aceh
Kadin Nilai Perpanjangan Otsus Jadi Kunci Aceh Bangkit dari Krisis
“Dalam kondisi seperti ini, keberlanjutan dana Otsus menjadi sangat penting untuk mempercepat pemulihan,” tegasnya.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Wilayah Nasional Kadin Indonesia, Mahfudz Y. Loethan, mengapresiasi usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang meminta perpanjangan dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh hingga 2048.
Ia menilai, usulan perpanjangan dan mengembalikan porsi Otsus Aceh menjadi dua persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional menjadi kunci bangkitnya Tanah Rencong dari krisis dan ketimpangan.
“Ini bukan sekadar kebijakan anggaran, tetapi wujud nyata keberpihakan negara dalam memastikan pemerataan pembangunan. Kami mengapresiasi penuh langkah Menteri Dalam Negeri serta dukungan Komisi II DPR RI dalam mengawal usulan ini,” ujar Mahfudz, Selasa (14/4/2026).
Sebagai bagian dari kalangan dunia usaha, Mahfudz mengungkap kebijakan ini menjadi krusial untuk memastikan keberlanjutan pembangunan, terutama di tengah tantangan pascabencana yang masih membayangi Aceh.
Di mana, dampak dari bencana tersebut hingga saat ini masih terlihat jelas pada infrastruktur dan ekonomi masyarakat.
“Dalam kondisi seperti ini, keberlanjutan dana Otsus menjadi sangat penting untuk mempercepat pemulihan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mahfudz mengatakan, pengembalian porsi dana Otsus menjadi dua persen dari DAU nasional juga akan memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi Pemerintah Aceh dalam membiayai sektor-sektor prioritas, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Kepastian hingga 2048 akan memberi fondasi kuat bagi perencanaan pembangunan jangka panjang yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca juga: Apresiasi Mendagri, Ketua Banleg DPRA Irfansyah Tegaskan Otsus Martabat Aceh
Kendati demikian, Ketua Harian Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Aceh ini mengingatkan, bahwa besarnya alokasi anggaran harus diiringi dengan tata kelola yang baik.
Transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan yang efektif menjadi kunci agar dana Otsus benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Dari perspektif dunia usaha, tambah dia, keberlanjutan dana Otsus juga akan meningkatkan kepercayaan investor. Perbaikan infrastruktur dan layanan publik akan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini momentum penting untuk memastikan Aceh bangkit lebih kuat. Dengan pengelolaan yang tepat, Aceh tidak hanya pulih, tetapi juga mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Indonesia,” pungkasnya.(*)
dana otsus diperpanjang
Perpanjangan Otsus Aceh
Prabowo Perpanjang Dana Otsus
Kadin Indonesia
Mendagri RI M Tito Karnavian
Mendagri
Serambinews.com
Serambinews
| Aneka Dagangan Siswi SMK Laris Manis di Car Free Day Banda Aceh |
|
|---|
| BPSDM Aceh Buka Pendaftaran Pelatihan Bahasa untuk Persiapan Studi Luar Negeri |
|
|---|
| Peluncuran InnoFood di Jakarta, Mualem Dorong Petani Berinovasi |
|
|---|
| Pemuda Muhammadiyah Desak KKP Tanggapi Permintaan Mualem soal Pengerukan Kuala di Aceh |
|
|---|
| Suasana Haru Sambut 37 PMI Aceh Dideportasi Usai Jalani Hukuman di Malaysia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wakil-Komite-Tetap-Bidang-Perencanaan-Pembangunan-Wilayah-Nasional-Kadin-Indonesia.jpg)