Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

Perkuat Intervensi Pascabencana, KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi

“Kami memastikan pelayanan tetap berjalan, termasuk pelayanan KB di tenda pengungsian. Alat kontrasepsi yang habis kami distribusikan kembali,

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
LAKUKAN PERTEMUAN - Ketua Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes saat menerima kunjungan Ketua Komite Nasional Pemuda Syarikat (KNPS) Aceh, Tuanku Muhammad dan pengurus, Senin (13/4/2026) di Banda Aceh. 

Ia juga mengakui berbagai tantangan di lapangan, mulai dari medan sulit hingga keterbatasan fasilitas.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk terus membantu masyarakat.

“Kami pernah menghadapi kondisi ekstrem, seperti harus naik sampan hingga tim terjebak di lokasi bencana. Tapi semua itu menjadi bagian dari pengabdian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNPS Aceh, Tuanku Muhammad, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung upaya pencegahan stunting di Aceh.

Menurutnya, meskipun stunting tidak dapat dicegah secara 100 persen, namun upaya bersama dapat menekan angkanya secara signifikan.

“Minimal dengan kehadiran KNPS, kita bisa mengurangi angka stunting di Aceh. Dimulai dari menjaga diri dan keluarga, hingga memberikan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, KNPS juga telah menjalankan sejumlah program sederhana namun berdampak, seperti Gerakan Berbagi Telur di Pidie Jaya, yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat.

“Hal kecil seperti telur ternyata memberikan dampak besar. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bergerak,” katanya.

Tuanku Muhammad juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting, termasuk dengan BKKBN sebagai lembaga yang memiliki pengalaman dan program yang kuat di bidang kependudukan dan keluarga berencana.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi, termasuk melibatkan keluarga sebagai unit terkecil dalam pencegahan stunting,” ujarnya.

Ia optimistis, melalui kolaborasi tersebut, generasi muda Aceh dapat dipersiapkan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Dengan waktu yang tersisa menuju 2045, inilah momentum kita menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Kami siap berkolaborasi dengan BKKBN untuk mewujudkan itu,” pungkasnya.(*)

 

 

 


 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved