Selasa, 21 April 2026

Berita Banda Aceh

Wagub Fadhlullah: Peran Ulama Sangat Krusial sebagai Pemersatu Umat

Pada kesempatan itu, Wagub turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada MPU Aceh atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. 

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Subur Dani
SERAMBINEWS.COM/ RIANZA ALFANDI/Rianza Alfandi
SAMBUTAN - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah menyampaikan sambutan saat membuka Rapat Koordinasi MPU se-Aceh Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Tgk H. Abdullah Ujong Rimba, Komplek MPU Aceh, Aceh Besar, Selasa (14/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa peran ulama di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor krusial sebagai pemersatu umat di tengah perubahan zaman yang berjalan begitu cepat. 
  • Menurutnya, khusus di Aceh, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) memiliki kedudukan penting dalam sistem pemerintahan. 
  • Pernyataan ini disampaikan Fadhlullah saat membuka Rapat Koordinasi MPU se-Aceh Tahun 2026 di Aula Tgk H. Abdullah Ujong Rimba, Komplek MPU Aceh, Aceh Besar, Selasa (14/4/2026).

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa peran ulama di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor krusial sebagai pemersatu umat di tengah perubahan zaman yang berjalan begitu cepat. 

Menurutnya, khusus di Aceh, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) memiliki kedudukan penting dalam sistem pemerintahan. 

Tidak hanya sebagai lembaga pemberi pertimbangan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai syariat Islam dan penuntun moral masyarakat.

Baca juga: Buka Rakor MPU Se-Aceh, Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

“Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat tidak hanya membutuhkan regulasi, tetapi juga keteladanan dan bimbingan.

Di sinilah peran ulama menjadi sangat krusial sebagai penyejuk dan pemersatu,” ujar Fadhlullah.

Pernyataan ini disampaikan Fadhlullah dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi MPU se-Aceh Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Tgk H. Abdullah Ujong Rimba, Komplek MPU Aceh, Aceh Besar, Selasa (14/4/2026).

Pada kesempatan itu, Wagub turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada MPU Aceh atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. 

Ia menilai forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk memperkuat sinergi dan merumuskan arah kebijakan keumatan yang lebih terarah dan berdampak.

Baca juga: VIDEO - Viral! Debt Collector Salah Sasaran, Pengendara Motor Dihentikan Paksa di Jalan

Fadhlullah juga menilai tema rakor, “Peran Strategis Lembaga MPU sebagai Wujud Implementatif Kekhususan Aceh”, sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kekhususan Aceh, kata dia, bukan sekadar status administratif, melainkan amanah yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap semua kepada seluruh MPU Aceh yang berhadir hari ini agar menyampaikan semua proses yang ada di Pemerintah Aceh sampaikan kepada rakyat yang sebenarnya apa tujuan pemerintah ke depan. Kami hanya menyampaikan tujuan kami adalah untuk memperbaiki Aceh ini jadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadhlullah berharap forum tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan MPU, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga setiap kebijakan dan rekomendasi yang dihasilkan benar-benar selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Minim Anggaran, Banyak MPU Kabupaten/Kota di Aceh Hampir “Sakaratul Maut”

Selain itu, ia juga menyoroti tantangan derasnya arus informasi yang tidak selalu benar.

Dalam situasi tersebut, ulama diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kejernihan informasi di tengah masyarakat.

Termasuk isu JKA yang saat ini berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan, program tersebut tetap berjalan dan tidak dihentikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved