Selasa, 21 April 2026

Berita Banda Aceh

Keberadaan Bibit Siklon Tropis 92S Belum Berdampak Langsung Terhadap Aceh, Ini Penjelasan BMKG

Keberadaan Bibit Siklon Tropis 92S yang terpantau di Samudra Hindia, dipastikan belum memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap Aceh. 

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Zoom Earth
Keberadaan Bibit Siklon Tropis 92S yang terpantau di Samudra Hindia dipastikan belum memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap wilayah Aceh.  

Keberadaan Bibit Siklon Tropis 92S Belum Berdampak Langsung Terhadap Aceh, Ini Penjelasan BMKG

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Keberadaan Bibit Siklon Tropis 92S yang terpantau di Samudra Hindia, dipastikan belum memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap wilayah Aceh. 

Hal tersebut disampaikan oleh prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh, Miftahul Jannah saat dikonfirmasi Serambinews.com, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan analisis terbaru dari BMKG, dalam 24 jam ke depan sistem bibit siklon tersebut diperkirakan tetap persisten dan bergerak ke arah barat. 

Sementara peluang sistem untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam ke depan masih berada pada kategori rendah.

“Untuk wilayah Aceh sendiri belum terpantau berdampak langsung maupun tidak langsung dari sistem ini,” ujar Miftahul Jannah.

BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta memantau perkembangan bibit siklon tropis 92S yang terdeteksi di Samudra Hindia, barat daya Banten.
BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta memantau perkembangan bibit siklon tropis 92S yang terdeteksi di Samudra Hindia, barat daya Banten. (BMKG)

Meski demikian, BMKG tetap mencatat adanya dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di Indonesia, khususnya dalam 24 jam ke depan. 

Dampak tersebut berupa peningkatan tinggi gelombang laut kategori sedang, berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Wilayah yang berpotensi terdampak gelombang sedang tersebut meliputi perairan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias hingga Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, kondisi cuaca di Aceh secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah.

“Kondisi cuaca di wilayah Aceh secara umum cerah berawan hingga berawan, namun terdapat potensi hujan pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah Aceh,” ujarnya.

Bibit Siklon Tropis 92S

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta memantau perkembangan bibit siklon tropis 92S yang terdeteksi di Samudra Hindia, barat daya Banten.

Berdasarkan analisis terbaru pada Rabu (15/4/2026) pukul 07.00 WIB, bibit siklon tropis 92S ini berada di koordinat 11,5 derajat Lintang Selatan dan 95,6 derajat Bujur Timur, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam serta tekanan udara minimum 1006 hPa.

Bibit siklon tropis 92S terbentuk sehari sebelumnya, Selasa (14/4/2026), dan saat ini menunjukkan peningkatan aktivitas atmosfer yang cukup signifikan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved