Berita Banda Aceh
MJO Masih Terpantau Aktif di Aceh, BMKG: Waspada Hujan Sedang-Lebat pada Sore dan Malam Hari
Menurutnya, selain MJO yang aktif, terdapat pula belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh yang memperkuat pertumbuhan awan konvektif.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
MJO Masih Terpantau Aktif di Aceh, BMKG: Waspada Hujan Sedang-Lebat pada Sore dan Malam Hari
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Aktivitas Madden-Julian Oscillation (Madden-Julian Oscillation) yang masih terpantau aktif di wilayah Aceh mendorong peningkatan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore hingga malam hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh, Miftahul Jannah pada Rabu (15/4/2026) mengatakan, kondisi atmosfer saat ini cukup mendukung proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.
Menurutnya, selain MJO yang aktif, terdapat pula belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh yang memperkuat pertumbuhan awan konvektif.
Faktor lain yang turut berperan adalah hangatnya suhu muka laut di perairan barat dan timur Aceh, yang meningkatkan proses penguapan atau penambahan massa uap air di atmosfer.
“Kondisi tersebut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” ujarnya.
Miftahul Jannah mengatakan, kondisi cuaca di Aceh secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah.
“Kondisi cuaca di wilayah Aceh secara umum cerah berawan hingga berawan, namun terdapat potensi hujan pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah Aceh,” ujarnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah.
Pada 15 April 2026, daerah yang berpotensi terdampak meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.
Selanjutnya pada 16 April 2026, potensi serupa diperkirakan terjadi di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Nagan Raya, dan Simeulue.
Sementara pada 17 April 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Subulussalam, Nagan Raya, Pidie, dan Pidie Jaya.
BMKG mengingatkan bahwa hujan berpotensi terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada sore hingga malam hari.
| Kick Off PPK 2026 di USK, BI Gandeng 6 Kampus Aceh Cetak SDM dan Inovasi Ekonomi |
|
|---|
| Legislator Gerindra Dorong Pemko Banda Aceh Perkuat Anggaran Lembaga Keistimewaan Aceh |
|
|---|
| Keberadaan Bibit Siklon Tropis 92S Belum Berdampak Langsung Terhadap Aceh, Ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| Disdik Aceh Larang Siswa Konvoi dan Coret Seragam saat Rayakan Kelulusan |
|
|---|
| Wisuda dan Study Tour Resmi Dilarang! Disdik Aceh Terbitkan Surat Edaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Citra-satelit-cuaca-dari-Zoom-Erath-di-wilayah-Aceh-dan-sebagaian-Sumatera-pada-Rabu-1542025.jpg)