Breaking News
Kamis, 16 April 2026

Berita Banda Aceh

MJO Masih Terpantau Aktif di Aceh, BMKG: Waspada Hujan Sedang-Lebat pada Sore dan Malam Hari

Menurutnya, selain MJO yang aktif, terdapat pula belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh yang memperkuat pertumbuhan awan konvektif. 

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Zoom Earth
Citra satelit cuaca dari Zoom Erath di wilayah Aceh dan sebagaian Sumatera pada Rabu (15/4/2025) pukul 11.10. 

MJO Masih Terpantau Aktif di Aceh, BMKG: Waspada Hujan Sedang-Lebat pada Sore dan Malam Hari

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Aktivitas Madden-Julian Oscillation (Madden-Julian Oscillation) yang masih terpantau aktif di wilayah Aceh mendorong peningkatan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan. 

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore hingga malam hari.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh, Miftahul Jannah pada Rabu (15/4/2026) mengatakan, kondisi atmosfer saat ini cukup mendukung proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.

Menurutnya, selain MJO yang aktif, terdapat pula belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh yang memperkuat pertumbuhan awan konvektif. 

Faktor lain yang turut berperan adalah hangatnya suhu muka laut di perairan barat dan timur Aceh, yang meningkatkan proses penguapan atau penambahan massa uap air di atmosfer.

“Kondisi tersebut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” ujarnya.

Miftahul Jannah mengatakan, kondisi cuaca di Aceh secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah.

“Kondisi cuaca di wilayah Aceh secara umum cerah berawan hingga berawan, namun terdapat potensi hujan pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah Aceh,” ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah.

Pada 15 April 2026, daerah yang berpotensi terdampak meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.

Selanjutnya pada 16 April 2026, potensi serupa diperkirakan terjadi di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Nagan Raya, dan Simeulue.

Sementara pada 17 April 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Subulussalam, Nagan Raya, Pidie, dan Pidie Jaya.

BMKG mengingatkan bahwa hujan berpotensi terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada sore hingga malam hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved