Senin, 20 April 2026

Berita Aceh Besar

Warga Jantho Laporkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal ke Polisi

Warga Kemukiman Jantho melaporkan dugaan aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi di hulu Sungai Krueng Aceh ke Polres Aceh Besar

Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
Kegiatan pengambilan sample air Krueng Aceh di kawasan Jembatan Keumireu Kecamatan Kuta Cot Glie 
Ringkasan Berita:
  • Warga Kemukiman Jantho melaporkan dugaan aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi di hulu Sungai Krueng Aceh ke Polres Aceh Besar
  • Pelaporan tersebut dilakukan lantaran aktivitas tambang emas ilegal di hulu Sungai Krueng Aceh sudah membuat Kondisi air sungai keruh akibat tambang emas
  • Jika tak ada tindak lanjut, masyarakat Kemukiman Jantho akan turun ke lokasi menutup paksa. “Jika belum tuntas, masyarakat akan bergerak ke lokasi

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Warga Kemukiman Jantho melaporkan dugaan aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi di hulu Sungai Krueng Aceh ke Polres Aceh Besar, Jumat (17/4/2026).

Hal itu dibenarkan Ketua Forum Keuchik Jantho, Anshari saat dikonfirmasi Serambi, Sabtu (18/4/2026). “Yang melaporkan langsung dari Mukim Jantho. Kami dari Forum Keuchik ikut mendampingi,” kata Anshari.

Ia mengatakan, pelaporan tersebut dilakukan lantaran aktivitas tambang emas ilegal di hulu Sungai Krueng Aceh itu sudah merusak lingkungan. Khususnya, masyarakat yang berada di Kemukiman Jantho yang mata pencahariannya dari sungai tersebut.

Kondisi air sungai yang keruh akibat tambang emas telah meresahkan masyarakat sekitar. Sebelumnya masyarakat Kemukiman Jantho juga sudah memberikan ultimatum selama tiga hari, agar aktivitas tersebut dihentikan.

“Namun ultimatum ini tak digubris, makanya kami bersama imum mukim melaporkannya ke pihak kepolisian agar ditindak,” ucapnya.

Dalam laporan tersebut, kata Anshari, pihaknya meminta agar seluruh aktivitas tambang emas ilegal di hulu Sungai Krueng Aceh dihentikan semua. Pasalnya, aktivitas tersebut membuat kondisi air tercemar dan keruh. 

Akibat tambang itu, aktivitas warga di Kecamatan Jantho yang sering mencari ikan di sungai kini telah terganggu. “Masyarakat menjadi sungai itu untuk mencari ikan. Sekarang sudah tidak bisa, air keruh. Sumber pencaharian warga sangat berat terganggu,” jelasnya.

Penutupan tambang dinilai penting untuk menjaga ekosistem yang ada di Sungai Krueng Aceh dan sekitar. Pihaknya menegaskan jika tak ada tindak lanjut, masyarakat Kemukiman Jantho akan turun ke lokasi menutup paksa. “Jika belum tuntas, masyarakat akan bergerak ke lokasi,” pungkasnya.(iw)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved