Senin, 20 April 2026

Berita Bireuen

Dua Remaja Simpang Mamplam Meninggal Laka Lantas di Peudada Bireuen

Keduanya diduga mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 02.30

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Yusmandin Idris
MENINGGAL KECELAKAAN - Dua remaja asal Simpang Mamplam, Bireuen, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di kawasan Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada. Kedua korban berada di kamar pemulasaraan jenazah RSUD dr Fauziah Bireuen, Minggu (19/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dua remaja asal Simpang Mamplam, Bireuen, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Desa Meunasah Baroh, Peudada, Minggu (19/4/2026) dini hari.
  • Korban bernama Masjidil Aqsa (17) dan Amirul Mukminin (17). Keduanya sempat dievakuasi ke Puskesmas Peudada lalu dirujuk ke RSUD dr Fauziah, namun nyawa tidak tertolong.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Identitas korban baru diketahui setelah informasi disebarkan melalui media sosial.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dua remaja asal Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, ditemukan meninggal akibat kecelakaan lalu lintas atau laka lantas

Keduanya diduga mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Bireuen, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Peudada dalam kondisi kritis, kemudian dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Fauziah Bireuen. Namun, keduanya dinyatakan meninggal dunia.

Identitas korban baru diketahui sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu (19/4/2026), yakni Masjidil Aqsa (17), warga Desa Ulee Kareung, dan Amirul Mukminin (17), warga Desa Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

Informasi diperoleh, sekitar pukul 02.30 WIB warga sekitar lokasi mendengar suara seseorang meminta tolong. Warga kemudian mendatangi sumber suara tersebut.

Saat tiba di lokasi, warga melihat dua orang dalam kondisi kritis terjatuh di saluran pinggir jalan.

Baca juga: 4.759 KK Korban Banjir Bireuen Segera Terima Bantuan Dana Stimulan Ekonomi Rp8 Juta Per KK

Satu korban ditemukan jatuh ke sawah, sementara satu lainnya berada di dalam saluran tertimpa sepeda motor jenis Supra Fit.

Warga kemudian menghubungi Polsek Peudada dan Puskesmas Peudada. Paramedis yang tiba di lokasi mendapati satu korban telah meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih kritis.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Peudada untuk penanganan darurat, kemudian dirujuk ke IGD RSUD dr Fauziah  Bireuen.

Setibanya di rumah sakit, korban yang sebelumnya kritis juga dinyatakan meninggal dunia.

Sopir ambulans Puskesmas Peudada, Muttaqin, kepada Serambinews.com mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga dan anggota Polsek Peudada terkait adanya dua orang diduga mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Desa Meunasah Baroh.

“Kedua korban kami jemput menggunakan dua ambulans dan dibawa ke Puskesmas, kemudian dirujuk ke IGD RSUD Bireuen sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar Muttaqin.

Baca juga: Rehabilitasi Tambak Rusak Akibat Dihantam Banjir di Bireuen Tunggu Kebijakan Pusat

Korban sempat berada beberapa jam di ruang pemulasaraan jenazah karena identitas mereka belum diketahui.

Tidak ditemukan kartu identitas, kecuali sebuah ponsel dan informasi tempat servis HP. Informasi kemudian disebarkan melalui media sosial.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved