Banda Aceh
Workshop Anti-Bullying dan PPKS Warnai Milad Ke-5 UBBG, Bekali Calon Guru dengan Aksi Nyata
Workshop Kampanye Anti-Bullying dan Pencegahan serta Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) bagi calon guru gelombang I tahun 2026...
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Workshop kampanye anti-bullying dan PPKS di Universitas Bina Bangsa Getsempena berlangsung sukses sebagai bagian Milad ke-5 kampus, dengan fokus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif.
- Kegiatan menghadirkan sejumlah pemateri yang membahas pencegahan bullying dan kekerasan seksual, serta metode interaktif seperti sosiodrama untuk memperkuat pemahaman calon guru.
- Workshop ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu menciptakan suasana belajar yang sehat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM - Workshop Kampanye Anti-Bullying dan Pencegahan serta Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) bagi calon guru gelombang I tahun 2026 berlangsung sukses.
Kegiatan ini diadakan di Aula Mini Lantai 3 Kampus A UBBG, Sabtu (18/4/2026).
Workshop ini menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Milad Ke-5 UBBG yang mengusung semangat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Workshop dibuka resmi oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UBBG, Ahmad Nasriadi MPd.
Dalam sambutannya, Ia menyoroti fenomena bullying (risak) yang masih kerap terjadi di lingkungan kampus serta pentingnya kesadaran kolektif untuk mencegahnya.
Ia menegaskan bahwa calon guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan sosial dan kemampuan dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan aman.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Putri Fakhrina Sari MPd. yang menjabat sebagai Staf Biro BIRMAS Divisi Bimbingan Konseling (BK) Kampus UBBG.
Baca juga: Lima Tahun UBBG, Kampus Bermutu dan Maju, Refleksi Dies Natalis Ke-5
Dalam sesinya, Putri membahas secara komprehensif tentang PPKS bagi mahasiswa calon guru, mulai dari bentuk-bentuk kekerasan seksual, upaya pencegahan, hingga mekanisme penanganan yang tepat di lingkungan pendidikan.
Materi ini memberikan pemahaman yang kuat bagi peserta tentang pentingnya perlindungan terhadap diri sendiri, maupun orang lain.
Memasuki sesi siang, materi dilanjutkan oleh Ibu Regina Rahmi MPd yang mengangkat tema preventif anti-bullying.
Ia menekankan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan mahasiswa sebagai calon pendidik dalam mencegah dan mengatasi perilaku bullying.
Selanjutnya, sesi ditutup oleh pemateri eksternal, Eva Susanti, SAg, MM, seorang guru BK dari SMA Modal Bangsa.
Dalam penyampaiannya, Regina menghadirkan metode sosiodrama, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam bermain peran terkait kasus PPKS dan bullying yang berpotensi mereka hadapi di dunia pendidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Workshop-Kampanye-Anti-Bullying-dan-Pencegahan-serta-Penanganan-Kekerasan-Seksual-BNA.jpg)