Selasa, 21 April 2026

Berita Aceh Barat

Aceh Barat Protes Provinsi

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memprotes pemerintah provinsi terkait pembagian dana transfer ke daerah

Editor: mufti
Serambinews.com/Sadul Bahri
Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah. 

Zulkifli menegaskan Pemerintah Aceh tidak menganaktirikan kabupaten/kota tertentu. Namun karena keterbatasan anggaran, penyaluran tahap awal difokuskan kepada daerah yang terdampak sangat parah.

Masih terbatas air bersih

Di tengah tidak adanya anggaran, pemerintah setempat saat ini sedang mengupayakan pemenuhan fasilitas dasar seperti air bersih ke hunian sementara (huntara) yang dibangun di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen.

Keuchik Gampong Jambak, Lainiadi kepada Serambi, Senin (20/4/2026) mengatakan hingga saat ini warganya masih menghadapi keterbatasan akses air bersih. “Warga di huntara masih kekurangan air bersih, tapi kita perkirakan dalam dua hari ke depan sudah bisa dinikmati,” ujar Lainiadi.

Keberadaan huntara di Jambak menjadi bukti nyata besarnya dampak bencana yang melanda wilayah tersebut. Tidak hanya merusak infrastruktur, banjir bandang juga memaksa warga kehilangan tempat tinggal.

Warga berharap fasilitas dasar seperti air bersih dapat segera terpenuhi agar kehidupan di huntara menjadi lebih layak. Selain itu, mereka juga menantikan kepastian bantuan lanjutan untuk pembangunan rumah permanen.

Banjir bandang yang melanda kawasan Pante Ceureumen pada akhir 2025 lalu memang menjadi salah satu bencana paling parah di Aceh Barat dalam beberapa tahun terakhir, dengan dampak signifikan terhadap pemukiman warga, infrastruktur, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.(sb)

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved