Rabu, 22 April 2026

Abdya

Baitul Mal Abdya Survei Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan survei kondisi puluhan rumah tak layak huni yang ditempati warga miskin...

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
TAK LAYAK HUNI - Tim Baitul Mal Aceh Barat Daya (Abdya) meninjau salah satu rumah duafa di Gampong Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Senin (20/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Baitul Mal Abdya melakukan survei puluhan rumah tak layak huni milik warga miskin untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
  • Survei dilakukan di sembilan kecamatan, dengan penilaian kondisi rumah, ekonomi keluarga, dan status domisili penerima.
  • Tahun 2026, bantuan dialokasikan terbatas, yakni 12 unit bangun baru serta masing-masing 12 unit rehab berat dan sedang.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan survei kondisi puluhan rumah tak layak huni yang ditempati warga miskin dan duafa di daerah setempat.

Proses survei dan verifikasi ini merupakan kegiatan rutinitas yang dilakukan oleh Baitul Mal Abdya, sebagai upaya menindaklanjuti permohonan bantuan rumah layak huni dari masyarakat yang masuk ke kantor Baitul Mal.

Survei ini dilaksanakan Baitul Mal untuk memastikan kelayakan penerima manfaat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Ketua Badan Baitul Mal Abdya, Tgk Syamsul Qamar, membenarkan pihaknya telah melakukan survei langsung ke lapangan guna memverifikasi kondisi rumah tak layak huni yang ditempati masyarakat miskin.

"Kita turun langsung melihat kondisi rumah yang ditempati oleh warga, sesuai proposal serta laporan yang masuk dari masyarakat ke Baitul Mal Abdya," ujar Tgk Syamsul Qamar, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, survei dilakukan langsung oleh tim yang terdiri dari unsur Komisioner/Badan Baitul Mal, Dewan Pengawas, dan Sekretariat Baitul Mal Abdya.

"Sebelum bulan ramadhan lalu hingga kini, tim Baitul Mal Abdya sudah melakukan survei dan verifikasi terhadap kondisi puluhan rumah warga kurang mampu berdasarkan proposal permohonan yang masuk dan juga laporan dari masyarakat," katanya.

Tgk Syamsul mengungkapkan, dari permohonan warga dan laporan yang diterima, tim menemukan masih banyak kondisi rumah tak layak huni di Kabupaten Abdya, tersebar dalam sembilan kecamatan mulai dari Babahrot hingga Kecamatan Lembah Sabil.

"Kemarin kami turun ke Kecamatan Kuala Batee, dan Babahrot. Sebelumnya juga sudah ke Kecamatan lain seperti Lembah Sabil, Manggeng, Tangan-Tangan, Setia, Susoh, Blangpidie, dan Jeumpa," sebutnya.

Tgk Syamsul menjelaskan, pembangunan rumah layak huni bagi warga miskin dan duafa di Baitul Mal bersumber dari dana infak ASN dan masyarakat. 

"Adapun jumlah bantuan rumah layak huni di tahun ini terbatas, dengan rincian bangun baru berjumlah 12 unit, serta rehab berat dan sedang, masing-masing sebanyak 12 unit," katanya.

Setelah proses verifikasi survei selesai, lanjutnya, tim Baitul Mal akan menetapkan skala prioritas mana yang sangat-sangat layak dan membutuhkan bantuan rumah. 

Penetapan itu, katanya, dilakukan melalui rapat pleno hasil verifikasi yang diikuti oleh Tim dari unsur Badan Baitul Mal, Dewan Pengawas serta Sekretariat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved