Kamis, 23 April 2026

Info Abdya

Buka Pelatihan Konvensi Hak Anak, Plt Sekda Abdya Tekankan Pentingnya Perlindungan Terhadap Anak

“Anak adalah aset terbesar dan investasi masa depan bangsa. Mereka yang akan meneruskan pembangunan di daerah ini,

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
PERLINDUNGAN ANAK - Peserta sedang mengikuti Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) di Aula Tgk Dikila Kantor Bapperida kabupaten setempat, Rabu (22/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Barat Daya (Abdya) resmi membuka Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) di Abdya.
  • Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Kabupaten Abdya.
  • Anak adalah aset terbesar dan investasi masa depan bangsa. Mereka yang akan meneruskan pembangunan di daerah ini, sehingga hak-hak mereka harus kita lindungi dan penuhi dengan sungguh-sungguh

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia 
Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 


SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Barat Daya (Abdya) resmi membuka Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) di Aula Tgk Dikila Kantor Bapperida kabupaten setempat, Rabu (22/4/2026).

Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Kabupaten Abdya.

Dalam sambutannya, Amrizal, menegaskan bahwa anak merupakan aset terbesar dan investasi masa depan bangsa, sehingga memiliki peran penting dalam melanjutkan estafet pembangunan, khususnya di Kabupaten Abdya.

“Anak adalah aset terbesar dan investasi masa depan bangsa. Mereka yang akan meneruskan pembangunan di daerah ini, sehingga hak-hak mereka harus kita lindungi dan penuhi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Konvensi Hak Anak, yang mencakup prinsip non-diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak hidup dan perkembangan, serta penghargaan terhadap pendapat anak. 

Baca juga: Aceh Susun Ranpergub Tentang Perwalian, Pastikan Hak Anak Yatim Terpelihara

Selain itu, kata Amrizal, upaya perlindungan anak juga telah diperkuat melalui berbagai regulasi, seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak. 

Di tingkat daerah, Abdya juga telah memiliki Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

“Perlindungan hak anak bertujuan menjamin anak dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, serta terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut memiliki makna penting sebagai wadah meningkatkan pemahaman serta kepedulian terhadap pemenuhan hak anak.

Sementara itu, Sekretaris DPMP4 Abdya, Mahyuddin, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya para pemangku kepentingan yang berperan langsung dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak.

“Pelatihan Konvensi Hak Anak ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur dan stakeholder terkait, agar mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip perlindungan anak secara tepat di lapangan,” kata Mahyuddin.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Abdya.

Maka, sambungnya, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan seluruh elemen terkait, agar perlindungan anak tidak hanya menjadi program, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved