Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Barat

Ekses Jembatan Putus Dihantam Banjir, Anak-anak Canggai Belajar di Pustu

Harapan kami jembatan gantung ini bisa segera dibangun kembali, agar aktivitas warga kembali normal dan anak-anak bisa bersekolah seperti biasa

Editor: mufti
for serambinews/IST
BELAJAR DI PUSTU - Siswa-siswi Gampong Canggai mengikuti proses belajar mengajar di aula Pustu Gampong Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Rabu (22/4/2026). 

Korban lainnya, Risni (32), menyebut saat banjir terjadi ia bersama keluarga hanya sempat menyelamatkan diri tanpa membawa harta benda. “Semua rumah dan isinya tidak dapat kami selamatkan, semuanya hilang,” katanya.

Setelah kejadian, ia bersama keluarga sempat tinggal di rumah kerabat sebelum akhirnya menempati huntara. 

Sementara Mawarni (32), penyintas banjir lainnya berharap pemerintah dapat membantu rumah bagi korban agar mereka dapat kembali tinggal secara layak. 

Keuchik Gampong Jambak, Lainiadi, mengatakan banjir bandang yang terjadi November 2025, telah merusak berbagai infrastruktur, termasuk kantor desa, TPA, sekolah dasar, jalan, jembatan gantung, serta jaringan irigasi.

Selain itu, sekitar 50 hektare lahan sawah warga mengalami kerusakan. “Sebanyak tiga unit rumah hilang total, empat rusak berat, dan 61 rumah terdampak lumpur dengan ketinggian rata-rata satu meter,” jelasnya.

Dampak lain yang dirasakan warga, saat ini kondisi ekonomi masyarakat menurun drastis akibat rusaknya lahan pertanian dan irigasi. Pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi warga, terutama tempat tinggal serta pemulihan lahan pertanian.

“Kami berharap pemerintah tidak menganggap daerah ini tidak terdampak bencana,” pungkasnya.(sb)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved