Jumat, 24 April 2026

Berita Bireuen

Bupati Bireuen Tegaskan Pendataan Rumah Rusak Harus Akurat dan Adil

“Pendataan ini harus dilakukan secara jujur, teliti, dan penuh empati. Kita ingin memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST 
Ringkasan Berita:
  • Verifikasi rumah rusak korban banjir tahap II bukan sekadar proses administratif, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan keadilan bagi masyarakat terdampak.
  • Bupati mengingatkan bahwa keterbatasan waktu bukan alasan untuk bekerja secara asal-asalan. Sebaliknya, hal tersebut harus dijawab dengan kerja cepat, solid, dan tanggung jawab.
  • Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah menghadirkan keadilan, serta memastikan negara hadir di tengah masyarakat 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN — Verifikasi rumah rusak korban banjir tahap II bukan sekadar proses administratif, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan keadilan bagi masyarakat terdampak.

“Pendataan ini harus dilakukan secara jujur, teliti, dan penuh empati. Kita ingin memastikan bantuan, baik material maupun moril, benar-benar tepat sasaran. Tidak boleh ada satu pun warga Bireuen yang berhak justru terabaikan,” tegas Bupati Bireuen, H Mukhlis ST saat membuka sosialisasi penanganan darurat bencana hidrometeorologi dan bimbingan teknis (bimtek) bagi tim pendataan rumah rusak akibat banjir tahap II, di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu (22/4/2026).

Bupati juga mengingatkan bahwa keterbatasan waktu bukan alasan untuk bekerja secara asal-asalan. Sebaliknya, hal tersebut harus dijawab dengan kerja cepat, solid, dan penuh tanggung jawab.

“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan niat tulus membantu masyarakat, saya yakin tugas ini bisa diselesaikan dengan baik dan tepat,” tambahnya.

Baca juga: Bupati Bireuen Buka Bimtek Bagi Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II

Ia kembali menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah menghadirkan keadilan, kepedulian, serta memastikan negara hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Sosialisasi dan bimtek ini disebut sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan efektivitas penanganan dampak bencana, khususnya dalam proses pendataan rumah warga secara akurat dan bertanggung jawab.

Kegiatan bimtek ini diikuti oleh 212 peserta dari berbagai unsur yang akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan korban banjir. Tim pendataan melibatkan ASN, LSM, organisasi masyarakat, perangkat desa, wartawan, serta unsur masyarakat, sebagai bentuk bahwa penanganan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Asisten Administrasi Umum, Inspektur Inspektorat, Kepala Pelaksana BPBD, Koordinator BNPB Kabupaten Bireuen Agus Wibowo, tim BNPB Pusat, serta para camat se-Kabupaten Bireuen.

 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved