Senin, 27 April 2026

Berita Banda Aceh

Tiru Ketapang, Pelabuhan Ulee Lheue Ditargetkan Jadi Simpul Strategis Transportasi Aceh

jika pariwisata Sabang bisa maju seperti di Bali, maka tidak menutup kemungkinan Pelabuhan Ulee Lheue akan maju layaknya Pelabuhan Ketapang

|
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
MENYERAHKAN CENDERAMATA — Kepala UPTD Penyelenggara Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Aceh, Husaini, menyerahkan cenderamata kepada otoritas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Hal dilakukan di sela-sela kunjungan studi tiru ke pelabuhan tersebut, Jumat (24/4/2026). 

Ringkasan Berita:Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue ditargetkan menjadi simpul strategis transportasi Aceh melalui peningkatan layanan dan tata kelola.
 
Benchmarking ke Pelabuhan Ketapang dilakukan untuk mengadopsi sistem pengelolaan modern, manajemen arus kendaraan, dan pelayanan penumpang yang terintegrasi.
 
Pengembangan pelabuhan juga diharapkan sejalan dengan kemajuan pariwisata Sabang agar konektivitas dan dampak ekonomi semakin meningkat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Kepala UPTD Penyelenggara Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Aceh, Husaini, menargetkan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue yang berpusat di ujung Kota Banda Aceh itu menjadi simpul strategis transportasi di Tanah Rencong. 

Hal itu diungkap Husaini usai melaksanakan kegiatan benchmarking ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta Pelabuhan Ketapang guna mempelajari sistem pengelolaan pelabuhan yang lebih maju dan terintegrasi.

“Kami melihat Pelabuhan Ketapang memiliki sistem yang terintegrasi dan didukung oleh infrastruktur yang memadai. Hal ini menjadi acuan dalam proses pengembangandan peningkatan layanan di Pelabuhan Ulee Lheue,” ujar Husaini kepada Serambinews.com, Jumat (24/4/2026).

Husaini menegaskan, kunjungan kerja yang dilakukan pihaknya ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola pelabuhan penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue, yang menjadi salah satu simpul transportasi penting di Aceh.

Dalam kegiatan benchmarking tersebut, ia bersama rombongan meninjau langsung sistem operasional di Pelabuhan Ketapang yang dikenal memiliki pengelolaan modern dan terstruktur. 

Baca juga: ASDP Stop Penjualan Tiket secara Manual Untuk Penyeberangan Balohan-Ulee Lheue

Pelabuhan ini dikelola langsung oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang.

“Pelabuhan ini lintasannya ke Gilimanuk, Bali. Dengan jarak tempuh sekitar 30 menit. Akan tetapi pelabuhan penyeberangan ini menjadi pelabuhan ketiga terbesar yang ada di Indonesia, paling sibuk setelah Pelabuhan Merak dan Bakauheni,” ujarnya.

Husaini mengungkap, secara infrastruktur, Pelabuhan Ketapang memiliki enam dermaga aktif yang mendukung kelancaran arus penyeberangan, yakni Dermaga I (35 ton), Dermaga II (35 ton), Dermaga III (35 ton), Dermaga IV Ponton (50 ton), Dermaga LCM (50+ ton), serta Dermaga Bulusan (50+ ton). 

Dengan kapasitas tersebut, pelabuhan itu mampu melayani pergerakan kendaraan dan penumpang dalam jumlah besar secara berkelanjutan.

Selain itu, kata Husaini, operasional penyeberangan di Pelabuhan Ketapang juga didukung oleh sebanyak 56 kapal yang melayani lintasan utama Jawa–Bali.

Baca juga: Ganggu Aktivitas Nelayan, Mualem Minta Pemerintah Pusat Segera Keruk Sejumlah Kuala di Aceh

“Mereka memiliki delapan dermaga dan ada 56 kapal roro yang beroperasi dengan lebih 100 trip sehari. Hampir 4.000 truk dalam sehari menyeberang ke Bali lewat Pelabuhan Ketapang,” jelasnya.

Husaini juga menyampaikan bahwa hasil kunjungan ini akan menjadi referensi penting dalam pengembangan Pelabuhan Ulee Lheue ke depan, khususnya dalam hal manajemen arus kendaraan, pelayanan penumpang, serta koordinasi antarinstansi.

Ia menambahkan, selain peninjauan lapangan, rombongan juga melaksanakan benchmarking melalui diskusi dan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur guna membahas strategi peningkatan pelayanan, keselamatan pelayaran, serta penguatan sistem operasional pelabuhan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved