Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Sulaiman Bakri Terpilih Jadi Ketua PGRI Banda Aceh 2025–2030, Begini Seruannya

PGRI harus mampu menjadi wadah strategis bagi para guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Ketua PGRI Banda Aceh terpilih periode 2025–2030, Sulaiman Bakri. 

Ringkasan Berita:Sulaiman Bakri terpilih sebagai Ketua PGRI Kota Banda Aceh periode 2025–2030 dalam konferensi guru lintas jenjang di Banda Aceh.
 
Ia menyerukan penguatan sinergi, kolaborasi, dan peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, serta forum berbagi praktik baik.
 
Kepemimpinan baru diharapkan membuat PGRI lebih aktif memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan guru serta kemajuan pendidikan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sulaiman Bakri SPd MPd resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh periode 2025–2030, dalam konferensi yang dihadiri oleh perwakilan guru dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA hingga madrasah, di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Besar, Kamis (23/4/2026).

Forum tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi profesi guru dalam memperkuat peran dan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh.

Sulaiman Bakri yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh itu, dalam sambutannya usai terpilih mengajak seluruh guru untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pendidikan.

“Ke depan, kita harus memperkuat kebersamaan. Guru tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas jenjang, baik SD, SMP, SMA maupun madrasah, agar kualitas pendidikan kita semakin meningkat,” ujar Sulaiman.

Ia menegaskan, tantangan pendidikan di era saat ini semakin kompleks, terutama dengan perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang terus berubah. 

Baca juga: Terpilih Aklamasi Dr Ismed Ketua PGRI Pidie, Gedung Disorot Hingga Pengurusan di Kecamatan

Oleh karena itu, diperlukan inovasi dan kerja sama yang kuat antar guru untuk menjawab tantangan tersebut.

Menurutnya, PGRI harus mampu menjadi wadah strategis bagi para guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. 

Dalam masa kepemimpinannya lima tahun ke depan, ia berkomitmen mendorong berbagai program peningkatan kapasitas guru, termasuk pelatihan, workshop, serta forum berbagi praktik baik.

“PGRI harus hadir sebagai rumah besar guru. Tempat kita saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperjuangkan kepentingan bersama. Kita ingin guru Banda Aceh semakin profesional dan adaptif terhadap perubahan,” kata Sulaiman.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis antara guru, pemerintah, dan masyarakat. 

Baca juga: Durra Fakhira, Siswi MAN Model Banda Aceh Raih Emas di Senior High School Olympiad 2026 Aceh

Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Konferensi tersebut turut diwarnai dengan harapan besar dari para peserta terhadap kepemimpinan baru PGRI Kota Banda Aceh. 

Mereka menginginkan organisasi ini semakin aktif dan responsif terhadap kebutuhan guru di lapangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved