Berita Pidie Jaya
Jembatan Aramco Rampung, Akses Bagi Warga Panton Raya–Tampui, Pijay Lancar
"Pembangunan jembatan tersebut diselesaikan dalam waktu relatif singkat dengan tetap mengedepankan standar konstruksi," kata Dandim 0102/Pidie.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Jembatan Aramco yang menghubungkan Desa Panton Raya dengan Tampui, Kecamatan Trenggadeng, Pidie Jaya, resmi rampung dan diresmikan pada Senin (27/4/2026).
- Peresmian ditandai dengan prosesi peusijuek dan pemotongan pita oleh Muspika Trenggadeng.
- Jembatan ini dibangun dengan bantuan Pemerintah Pusat sebagai infrastruktur vital setelah sebelumnya rusak akibat banjir dan longsor.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Jembatan Aramco menghubungkan Desa Panton Raya dengan Tampui, Kecamatan Trenggadeng, Pidie Jaya telah rampung dikerjakan.
Rampungnya jembatan tersebut ditandai dengan peresmian, yang dirangkaikan dengan prosesi peusijuek atau menepung tawari dan pemotongan pita dilakukan Muspika Trienggadeng di Desa Panton Raya, Senin (27/04/2026).
Jembatan itu dibangun dengan bantuan Pemerintah Pusat untuk menjadi infrastruktur vital bagi warga.
Sebelumnya, jembatan tersebut rusak akibat bencana banjir dan longsor.
Saat ini, masyarakat tersenyum kembali karena sudah bisa beraktivitas dengan lebih aman dan lancar.
"Pembangunan jembatan tersebut diselesaikan dalam waktu relatif singkat dengan tetap mengedepankan standar konstruksi," kata Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi S Sos., melalui Danramil 18/Trenggadeng, Kapten Inf Dominggus Pardiara, kepada Serambinews.com, Senin (27/4/2026)
Ia menyebutkan, jembatan Aramco itu sebagai sarana penghubung yang urgen bagi dua desa.
Menurutnya, pembangunan sarana tersebut dilakukan dengan cepat, namun tetap memperhatikan kualitas dan standar konstruksi.
Dengan demikian, pelintas akan aman menaiki jembatan tersebut.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan itu tidak terlepas dari kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat, yang bergotong royong menyelesaikan sarana tersebut.
Sinergi itu menjadi kunci percepatan pembangunan di tengah keterbatasan kondisi pascabencana.
Di sisi lain, sebutnya, peresmian jembatan itu menjadi langkah strategis dalam memulihkan konektivitas wilayah.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Teupin Mane Dikebut
Sebelumya Jembatan Darurat
Sebelumnya, warga harus melintas dengan ekstra hati-hati karena jembatan darurat yang hanya menggunakan batang kelapa sebagai konstruksi utama.
Kondisi tersebut telah menimbulkan resiko, terutama saat aktivitas rutin anak-anak pergi ke sekolah dan warga pergi kebun hingga ke sawah.
| Rumah Bantuan Kadin untuk Penyintas Banjir di Pidie Jaya Hampir Rampung, Begini Bentuknya |
|
|---|
| Kadin Tinjau Progres Pembangunan Rumah Bantuan Bagi Penyintas Banjir di Pidie Jaya |
|
|---|
| Capella Bangun Sarana Air Bersih di Masjid Al-Munawarah Pidie Jaya |
|
|---|
| Polda Aceh Ambil Alih Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Wabup Pidie Jaya, Ini Alasannya |
|
|---|
| Banjir Luapan Kepung Pidie Jaya, Jalan Nasional Terganggu Hingga Pajero Terjebak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Murid-SD-bersama-warga-berfoto-bersama-di-jembatan-di-Gampong-Panton-Raya.jpg)