Selasa, 28 April 2026

Berita Pidie Jaya

Jembatan Aramco Rampung, Akses Bagi Warga Panton Raya–Tampui, Pijay Lancar

"Pembangunan jembatan tersebut diselesaikan dalam waktu relatif singkat dengan tetap mengedepankan standar konstruksi," kata Dandim 0102/Pidie.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
JEMBATAN RAMPUNG : Murid SD bersama warga berfoto bersama di jembatan di Gampong Panton Raya, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Senin (27/04/2026), diresmikan setelah rampung dikerjakan. Sarana itu menghubungkan Gampong Panton Raya-Tampui kecamatan sama. 

Ringkasan Berita:
  • Jembatan Aramco yang menghubungkan Desa Panton Raya dengan Tampui, Kecamatan Trenggadeng, Pidie Jaya, resmi rampung dan diresmikan pada Senin (27/4/2026).
  • Peresmian ditandai dengan prosesi peusijuek dan pemotongan pita oleh Muspika Trenggadeng.
  • Jembatan ini dibangun dengan bantuan Pemerintah Pusat sebagai infrastruktur vital setelah sebelumnya rusak akibat banjir dan longsor.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI -  Jembatan Aramco menghubungkan Desa Panton Raya dengan Tampui, Kecamatan Trenggadeng, Pidie Jaya telah rampung dikerjakan. 

Rampungnya jembatan tersebut ditandai dengan peresmian, yang dirangkaikan dengan prosesi peusijuek atau menepung tawari dan pemotongan pita dilakukan Muspika Trienggadeng di Desa Panton Raya, Senin (27/04/2026).

Jembatan itu dibangun dengan bantuan Pemerintah Pusat untuk menjadi infrastruktur vital bagi warga. 

Sebelumnya, jembatan tersebut rusak akibat bencana banjir dan longsor. 

Saat ini, masyarakat tersenyum kembali karena sudah bisa beraktivitas dengan lebih aman dan lancar.

"Pembangunan jembatan tersebut diselesaikan dalam waktu relatif singkat dengan tetap mengedepankan standar konstruksi," kata Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi S Sos., melalui Danramil 18/Trenggadeng, Kapten Inf  Dominggus Pardiara, kepada Serambinews.com, Senin (27/4/2026)

Ia menyebutkan, jembatan Aramco itu sebagai sarana penghubung yang urgen bagi dua desa. 

Menurutnya, pembangunan sarana tersebut dilakukan dengan cepat, namun tetap memperhatikan kualitas dan standar konstruksi.

Dengan demikian, pelintas akan aman menaiki jembatan tersebut. 

Ia menambahkan, pembangunan jembatan itu tidak terlepas dari kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat, yang bergotong royong menyelesaikan sarana tersebut. 

Sinergi itu menjadi kunci percepatan pembangunan di tengah keterbatasan kondisi pascabencana.

Di sisi lain, sebutnya, peresmian jembatan itu menjadi langkah strategis dalam memulihkan konektivitas wilayah.

Baca juga: Pembangunan Jembatan Teupin Mane Dikebut

Sebelumya Jembatan Darurat

Sebelumnya, warga harus melintas dengan ekstra hati-hati karena jembatan darurat yang hanya menggunakan batang kelapa sebagai konstruksi utama. 

Kondisi tersebut telah menimbulkan resiko, terutama saat aktivitas rutin anak-anak pergi ke sekolah dan warga pergi kebun hingga ke sawah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved