Rabu, 29 April 2026

Narkoba

Narkoba Incar Mahasiswa, FISIP UIN Ar-Raniry Gandeng BNN Aceh Cegah Peredaran di Kampus

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
DOKUMEN MOA - Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, dan Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Dedy Tabrani, memperlihatkan dokumen MoA antarkedua lembaga di ruang kerja rektor, Selasa (28/4/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh guna memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika di lingkungan kampus.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Prof Muji Mulia, bersama Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Dedy Tabrani, di ruang kerja rektor, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Kapolres Nagan Raya Gelar ‘Saweu Sikula’ di SMAN 1 Seunagan, Ajak Siswa Disiplin dan Jauhi Narkoba

Penandatanganan turut disaksikan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, jajaran pimpinan fakultas, serta perwakilan BNN Aceh.

Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Prof Muji Mulia, mengatakan kolaborasi dengan BNN merupakan langkah strategis untuk memastikan kampus tidak hanya menjadi pusat akademik, tetapi juga ruang yang aman dari ancaman narkoba.

“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan lembaga seperti BNN penting agar upaya pencegahan narkoba berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut penyalahgunaan narkotika di Aceh kian kompleks dan menyasar berbagai kalangan, termasuk mahasiswa. Karena itu, kampus perlu berperan aktif melalui edukasi, deteksi dini, serta penguatan kurikulum berbasis kesadaran bahaya narkoba.

Prof Muji menambahkan, kerja sama ini mencakup sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, menyatakan kerja sama tersebut sejalan dengan arah pengembangan kampus yang mengusung tagline “Kampus Energi Kebangsaan, Sinergi Membangun Negeri”.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan moral, termasuk menjauhi narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi lintas lembaga penting untuk mewujudkan kampus yang sehat dan berdampak bagi masyarakat.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Dedy Tabrani, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kampus memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.

“Masalah narkotika di Aceh sudah sangat kompleks. Karena itu, perlu keterlibatan semua pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk melakukan pencegahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan memperkuat pendekatan berbasis edukasi dan riset, sekaligus mendukung deteksi dini di kalangan mahasiswa.

Dalam kerja sama ini, kedua pihak sepakat menjalankan sejumlah program, mulai dari sosialisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga riset bersama terkait narkotika.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved