Rabu, 29 April 2026

Berita Bireuen

Kakanwil Kemenag Aceh Tanam Pohon Kelapa di Tanah Wakaf Bireuen

penanaman pohon kelapa di lahan wakaf milik Masjid Besar Baitul Muttaqin yang berasal dari wakaf ASN Kemenag Bireuen.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Yusmandin Idris
Kakanwil Kemenag Aceh bersama Kankemenag Bireuen dan lainnya, Selasa (28/4/2026) menanam pohon kelapa di tanah wakaf masjid Besar Baitul Muttaqin, Desa Uteun Gathom, Peusangan Selatan. 
Ringkasan Berita:Azhari bersama jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia menanam 120 pohon kelapa di tanah wakaf Masjid Baitul Muttaqin, Bireuen.
 
Program wakaf produktif ini bertujuan memberdayakan ekonomi masyarakat serta mendorong legalitas sertifikat tanah wakaf.
 
Kemenag Bireuen menargetkan penanaman 1.000 pohon kelapa di berbagai lahan wakaf di Kabupaten Bireuen.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Aceh, Azhari, bersama Kepala Kankemenag Bireuen Zulkifli dan jajaran melakukan kunjungan ke Desa Uteun Gathom, Kecamatan Peusangan Selatan, Selasa (28/4/2026). 

Kunjungan tersebut dirangkai dengan penanaman pohon kelapa di lahan wakaf milik Masjid Besar Baitul Muttaqin yang berasal dari wakaf ASN Kemenag Bireuen.

Kegiatan turut dihadiri Camat Peusangan Selatan Saifuddin, tokoh masyarakat, pengurus masjid, penyuluh agama, KUA, serta pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia. 

Camat mengapresiasi program pemberdayaan tanah wakaf dan menekankan pentingnya sertifikasi agar tidak menimbulkan sengketa di masa depan.

Baca juga: Kakanwil Kemenag Aceh, BPN, dan Kajari Abdya Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf kepada Nazhir Abdya

Zulkifli menjelaskan, program wakaf produktif bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Penanaman 120 pohon kelapa ini merupakan kegiatan kelima, dengan target 1.000 pohon di berbagai lahan wakaf di Kabupaten Bireuen sebagai bagian dari sedekah jariyah ASN Kemenag.

Dalam sambutannya, Azhari menegaskan penanaman pohon merupakan program prioritas yang sejalan dengan pemberdayaan ekonomi umat dan gerakan ekoteologi. 

Ia juga mendorong para nazir bersama aparatur gampong dan KUA untuk mengurus sertifikat tanah wakaf ke Badan Pertanahan Nasional agar memiliki legalitas yang kuat dan tidak mudah digugat di kemudian hari.

Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon kelapa secara simbolis oleh jajaran Kemenag bersama masyarakat setempat.(*)

Baca juga: Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH, Terkait Dugaan Korupsi DPA 2022–2024

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved